Selasa, Oktober 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ancaman Baru Dari Danau Alami Setelah Runtuhnya Gletser Himalaya di Perbatasan Nepal-Tibet

redaksi
28 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Ancaman Baru Dari Danau Alami Setelah Runtuhnya Gletser Himalaya di Perbatasan Nepal-Tibet

Para ahli dan tim penyelamat menuju lokasi danau bendungan alami (barrier lake) di perbatasan Nepal dan Cina untuk melakukan pemeriksaan pada Jumat 28 Agustus 2026. FOTO: XINHUA

Otoritas terkait harus mengeluarkan peringatan risiko secara tepat waktu dan mengevakuasi penduduk yang terancam bahaya sejak dini, menurut kementerian tersebut.

Kementerian telah mengirimkan tim ahli ke Kabupaten Gyirong untuk membantu penanganan darurat, sementara tim pemantau darurat hidrologi yang dikerahkan sebelumnya terus memantau situasi di lokasi kejadian secara ketat.

Otoritas memperingatkan potensi banjir lanjutan akibat danau bendungan alami

Kepolisian Nepal mengeluarkan peringatan baru pada hari Jumat setelah menerima informasi bahwa sebuah bendungan di wilayah Tibet telah jebol. Personel keamanan serta petugas penyelamat dan bantuan diperintahkan untuk tetap siaga tinggi dan segera berpindah ke lokasi aman jika diperlukan.

Belum jelas apakah bendungan tersebut berkaitan dengan kekhawatiran banjir akibat danau bendungan alami—yang terbentuk setelah banjir bandang awal di dataran tinggi pegunungan Himalaya wilayah China.

Juru bicara kepolisian Nepal, Abi Narayan Kafle, mengatakan kepada The Associated Press (AP) bahwa operasi penyelamatan terus berlanjut namun dengan kewaspadaan tinggi. “Operasi ini tidak berhenti.”

Otoritas Nepal dan China sebelumnya telah memperingatkan adanya risiko banjir lanjutan dari danau bendungan alami yang terbentuk pascabencana hari Rabu dan airnya sudah meluap. Mereka mengimbau warga di wilayah yang berpotensi terdampak untuk pindah ke tempat yang lebih aman.

Halaman 2 dari 5
Sebelumnya123...5Selanjutnya
Tags: Banjir HimalayaBanjir NepalDanau Bendungan AlamiRuntuhnya Gletser HimalayaTibet
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

474 Orang Tewas Akibat Banjir Dahsyat Himalaya di Perbatasan Nepal-Tibet, 1.500 Hilang

Next Post

538 Orang Tewas di Nepal Akibat Dampak Luar Biasa Bencana Ekosistem Pegunungan Himalaya

Postingan Terkait

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

13 Oktober 2026
7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

13 Oktober 2026

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Kekeringan Berlanjut, Lebih Dari 1100 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Papua Selatan

Angin Kencang dan Potensi Hujan Lokal di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Topan Koguma Sedikit Melemah di Dekat Tokyo

Next Post
538 Orang Tewas di Nepal Akibat Dampak Luar Biasa Bencana Ekosistem Pegunungan Himalaya

538 Orang Tewas di Nepal Akibat Dampak Luar Biasa Bencana Ekosistem Pegunungan Himalaya

TERBARU

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Kekeringan Berlanjut, Lebih Dari 1100 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Papua Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Kong-rey Mendarat di Taitung, Pantai Timur Taiwan

49 Mahasiswa Profesi Ners UNG Berikan Layanan Kesehatan

Nalgae Menguat Menjadi Badai Tropis Parah

Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

Transplantasi Karang di TN Wakatobi

Badai Yun-Yeung Akan Mendarat di Pulau Honshu, Jepang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.