Senin, Oktober 12, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ancaman Baru Dari Danau Alami Setelah Runtuhnya Gletser Himalaya di Perbatasan Nepal-Tibet

redaksi
28 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Ancaman Baru Dari Danau Alami Setelah Runtuhnya Gletser Himalaya di Perbatasan Nepal-Tibet

Para ahli dan tim penyelamat menuju lokasi danau bendungan alami (barrier lake) di perbatasan Nepal dan Cina untuk melakukan pemeriksaan pada Jumat 28 Agustus 2026. FOTO: XINHUA

Darilaut – Cina telah mengaktifkan respons banjir tingkat IV di Xizang atau daerah otonom Tibet, di tengah risiko jebolnya danau bendungan alami (barrier lake) yang terbentuk setelah longsor di pos lintas batas Gyirong.

Melansir Xinhua — Kementerian Sumber Daya Air Tiongkok pada hari Kamis mengaktifkan respons darurat banjir tersebut karena sebuah danau bendungan alami menghadapi risiko tinggi untuk jebol dan mengalirkan air bah ke hilir.

Tanah longsor yang terjadi pada hari Rabu (26/8) pagi. Bersamaan dengan itu, terbentuk danau bendungan alami di dekat pertemuan dua sungai; danau tersebut telah menampung sekitar 2 juta meter kubik air hingga Kamis pagi.

Diperkirakan aliran air yang masuk ke danau dapat mencapai sekitar 3 juta meter kubik dalam tiga hari ke depan di tengah curah hujan yang terus berlanjut. Hal ini meningkatkan risiko jebolnya bendungan alami tersebut, yang dapat mengalirkan air bah ke hilir dan berpotensi menyebabkan kerusakan lebih lanjut di berbagai wilayah, termasuk pos lintas batas Gyirong dan area hilir lainnya.

Kementerian telah menginstruksikan otoritas setempat untuk memantau danau bendungan alami dan curah hujan secara ketat, memperkuat prakiraan serta penilaian risiko, serta mengidentifikasi secara akurat penduduk yang tinggal di wilayah hilir yang mungkin terdampak.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: Banjir HimalayaBanjir NepalDanau Bendungan AlamiRuntuhnya Gletser HimalayaTibet
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

474 Orang Tewas Akibat Banjir Dahsyat Himalaya di Perbatasan Nepal-Tibet, 1.500 Hilang

Next Post

538 Orang Tewas di Nepal Akibat Dampak Luar Biasa Bencana Ekosistem Pegunungan Himalaya

Postingan Terkait

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

12 Oktober 2026
Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

12 Oktober 2026

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Banjir Merendam Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Kota Padang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Next Post
538 Orang Tewas di Nepal Akibat Dampak Luar Biasa Bencana Ekosistem Pegunungan Himalaya

538 Orang Tewas di Nepal Akibat Dampak Luar Biasa Bencana Ekosistem Pegunungan Himalaya

TERBARU

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

AmsiNews

REKOMENDASI

Foto: Penenggelaman 125 Kapal Illegal Fishing

Tim SAR DMC Dompet Dhuafa Sisir Korban Gempa di Sulawesi Barat

Monumen Tanggomo Pengingat Jurnalisme Lokal Gorontalo

Bibit Siklon Tropis 98W Tumbuh di Laut Sulawesi

1.500 Ekor Tukik Dilepas di Pantai Kemiren Cilacap

Apakah Tuna Anda Berkelanjutan?

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.