Apa Saja Jenis Sel Manusia yang Rentan Terinfeksi Virus Corona?

Virus Corona SARS-COV-2. FOTO: NIAID.NIH.GOV

Darilaut – Orang-orang umum mengenal bahwa infeksi virus corona menyerang paru-paru. Fakta terbaru, infeksi Covid-19 bukan hanya menyerang sel-sel dalam paru-paru saja, tapi juga sel-sel lain dalam tubuh.

Dilansir Halodoc.com, ada 3 jenis sel dalam tubuh yang diduga menjadi target utama infeksi virus corona. Sel paru-paru merupakan target utama infeksi virus. Selain itu, infeksi bisa menyebar melalui membran mukus, dari hidung hingga anus. Meski umumnya virus menyerang paru-paru, tidak dapat dimungkiri jika sel mampu menginfeksi saluran pencernaan.

Hal tersebut yang membuat sebagian kecil pengidap menunjukkan gejala seperti sembelit atau diare. Selain pada organ dalam tubuh, virus juga bisa menginfeksi darah dalam tubuh. Meski ditemukan RNA dari virus ini dalam darah dan kotoran manusia, sejauh ini belum dapat dijelaskan apakah virus dapat bertahan lama dalam darah ataupun kotoran manusia.

Saat virus sudah mengkontaminasi darah, virus bisa saja masuk ke organ dalam tubuh seperti jantung, ginjal, dan hati. Jika sudah begitu, virus akan menyebabkan kerusakan langsung pada organ tubuh yang dihinggapinya.

Ketika sistem kekebalan tubuh mencoba melawan virus tersebut dan gagal, maka virus akan menyebabkan malfungsi pada organ-organ yang dihinggapinya.

Pada akhirnya, pengidap bukan hanya mengalami malfungsi organ karena adanya virus saja, tapi juga karena sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel-sel sehat dalam organ tersebut. Hingga saat ini, para ahli masih meneliti apakah virus dapat menyerang otak.

Munculnya Gejala Ringan Hingga Parah

Kebanyakan pengidap, virus corona akan menimbulkan gejala yang ringan, sehingga akan sulit untuk terdeteksi. Pada sebagian kecil pengidap, gejala yang muncul adalah gejala serius. Kembali lagi pada daya tahan tubuh masing-masing pengidap.

Jika daya tahan tubuh kuat, gejala yang tampak akan sangat ringan dan begitu pun sebaliknya.

Sedangkan bagi pengidap sejumlah masalah kesehatan seperti diabetes, penyakit gangguan pernapasan, penyakit kardiovaskular, atau penyakit ginjal, golongan tersebut merupakan faktor risiko virus corona, yang kemungkinan besar akan mengalami sejumlah gejala berat.

Untuk mengetahui apa saja gejala berat yang muncul, silakan diskusikan langsung dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc.com.

Skema Virus Menyerang Sel Dalam Tubuh Manusia

Seperti yang telah diketahui bersama, virus akan menyebar melalui droplet atau air liur pengidap saat batuk atau bersin, yang kemudian masuk ke dalam tubuh orang yang berada di dekatnya melalui mulut, hidung, atau mata. Kemudian, virus masuk ke jalur pernapasan dan membran mukosa yang terletak di bagian belakang tenggorokan, menempel pada sebuah reseptor di dalam sel, lalu mulai berkembang di dalamnya.

Virus ini memiliki protein dengan ujung yang berbentuk tajam, sehingga membuat virus dapat menempel di membran sel. Dari sanalah awal mula materi genetis virus masuk ke dalam sel tubuh manusia dan membajak metabolisme sel, kemudian membuat sel tidak lagi berkembang. Sel justru akan memperbanyak virus karena sistem imun tubuh yang sehat saling berperang.*

Sumber: Halodoc.com

Exit mobile version