Pada akhirnya, pengidap bukan hanya mengalami malfungsi organ karena adanya virus saja, tapi juga karena sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel-sel sehat dalam organ tersebut. Hingga saat ini, para ahli masih meneliti apakah virus dapat menyerang otak.
Munculnya Gejala Ringan Hingga Parah
Kebanyakan pengidap, virus corona akan menimbulkan gejala yang ringan, sehingga akan sulit untuk terdeteksi. Pada sebagian kecil pengidap, gejala yang muncul adalah gejala serius. Kembali lagi pada daya tahan tubuh masing-masing pengidap.
Jika daya tahan tubuh kuat, gejala yang tampak akan sangat ringan dan begitu pun sebaliknya.
Sedangkan bagi pengidap sejumlah masalah kesehatan seperti diabetes, penyakit gangguan pernapasan, penyakit kardiovaskular, atau penyakit ginjal, golongan tersebut merupakan faktor risiko virus corona, yang kemungkinan besar akan mengalami sejumlah gejala berat.
Untuk mengetahui apa saja gejala berat yang muncul, silakan diskusikan langsung dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc.com.
Skema Virus Menyerang Sel Dalam Tubuh Manusia
Seperti yang telah diketahui bersama, virus akan menyebar melalui droplet atau air liur pengidap saat batuk atau bersin, yang kemudian masuk ke dalam tubuh orang yang berada di dekatnya melalui mulut, hidung, atau mata. Kemudian, virus masuk ke jalur pernapasan dan membran mukosa yang terletak di bagian belakang tenggorokan, menempel pada sebuah reseptor di dalam sel, lalu mulai berkembang di dalamnya.





Komentar tentang post