Rabu, September 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Atmosfer Kering, Titik Panas Terbanyak di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan

redaksi
23 September 2026
Kategori : Berita
0
Atmosfer Kering, Titik Panas Terbanyak di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan

SiPongi, sistem pemantauan kebakaran dan hutan. GAMBAR: SIPONGI

Darilaut – Sebaran asap serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih tetao menjadi perhatian.  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan atmosfer yang relatif kering masih terpantau di sejumlah wilayah Indonesia, terutama sebagian Sumatra dan Kalimantan.

Kondisi ini terlihat dari masih tingginya jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi selama 10 hari terakhir, menurut Direktorat Meteorologi Publik BMKG.

Hingga 21 September 2026, kata BMKG, konsentrasi titik panas tertinggi tercatat di Kalimantan Tengah sebanyak 5.283 titik, diikuti Sumatra Selatan sebanyak 1.485 titik, Kalimantan Barat 1.357 titik, Kalimantan Selatan 498 titik, dan Kalimantan Timur 433 titik.

Sebaran titik panas cukup tinggi. Laporan kejadian kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia, antara lain di beberapa wilayah Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Papua Tengah, serta Kepulauan Bangka Belitung.

Di tengah atmosfer yang relatif kering tersebut, hujan dengan intensitas lebat masih terjadi secara lokal di beberapa wilayah Indonesia.

Hujan Lebat

Pada periode 18–20 September 2026, hujan lebat tercatat di Sumatera Barat, sebesar 75 mm/hari, Kalimantan Barat 70 mm/hari, Jawa Barat 58 mm/hari, dan Kalimantan Utara 53 mm/hari.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BMKGpotensi hujan lebatTitik Panas
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Hurikan Polo Menguat Menjadi Badai Kategori 5 di Dekat Meksiko

Next Post

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

Postingan Terkait

Ini Respon BMKG Terkait Kabar Omicron Melalui Chemtrails

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

23 September 2026
Hurikan Polo Menguat Menjadi Badai Kategori 5 di Dekat Meksiko

Hurikan Polo Menguat Menjadi Badai Kategori 5 di Dekat Meksiko

23 September 2026

Depresi Tropis Queenie Sedang Berkembang di Dekat Guam

Penyelundupan 3.000 kg Sianida Asal Filipina di Gorontalo Digagalkan TNI Angkatan Laut

Awal Musim Hujan Mengalami Kemunduran, Puncaknya Bulan Desember dan Januari-Februari 2027

Kemarau Masih Panjang, El Niño dan Indian Ocean Dipole Perparah Kekeringan

Temuan Utama Bencana Geologis Himalaya, Kenaikan Suhu yang Cepat Perparah Kerusakan

Analisis Rangkaian Bencana Geologis Himalaya yang Menghantam Nepal

Next Post
Ini Respon BMKG Terkait Kabar Omicron Melalui Chemtrails

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

TERBARU

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

Atmosfer Kering, Titik Panas Terbanyak di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan

Hurikan Polo Menguat Menjadi Badai Kategori 5 di Dekat Meksiko

Depresi Tropis Queenie Sedang Berkembang di Dekat Guam

Penyelundupan 3.000 kg Sianida Asal Filipina di Gorontalo Digagalkan TNI Angkatan Laut

UNG dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Bahas Kerja Sama Strategis

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir Sukabumi, 2 Warga Hanyut Ditemukan Meninggal Dunia

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

2018, Nilai Produksi Perikanan Tangkap Capai Rp 210,7 Triliun

Ini Pedoman Penanganan Covid-19

Perubahan Iklim dan El Nino Mempercepat Kepunahan Salju di Pegunungan Jayawijaya

Kemenhub Bangun 138 Kapal Pelayaran Rakyat, Terbanyak Diserahkan di Sumatera dan Sulawesi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.