Minggu, November 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Atmosfer Kering, Titik Panas Terbanyak di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan

redaksi
23 September 2026
Kategori : Berita
0
Atmosfer Kering, Titik Panas Terbanyak di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan

SiPongi, sistem pemantauan kebakaran dan hutan. GAMBAR: SIPONGI

Darilaut – Sebaran asap serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih tetao menjadi perhatian.  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan atmosfer yang relatif kering masih terpantau di sejumlah wilayah Indonesia, terutama sebagian Sumatra dan Kalimantan.

Kondisi ini terlihat dari masih tingginya jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi selama 10 hari terakhir, menurut Direktorat Meteorologi Publik BMKG.

Hingga 21 September 2026, kata BMKG, konsentrasi titik panas tertinggi tercatat di Kalimantan Tengah sebanyak 5.283 titik, diikuti Sumatra Selatan sebanyak 1.485 titik, Kalimantan Barat 1.357 titik, Kalimantan Selatan 498 titik, dan Kalimantan Timur 433 titik.

Sebaran titik panas cukup tinggi. Laporan kejadian kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia, antara lain di beberapa wilayah Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Papua Tengah, serta Kepulauan Bangka Belitung.

Di tengah atmosfer yang relatif kering tersebut, hujan dengan intensitas lebat masih terjadi secara lokal di beberapa wilayah Indonesia.

Hujan Lebat

Pada periode 18–20 September 2026, hujan lebat tercatat di Sumatera Barat, sebesar 75 mm/hari, Kalimantan Barat 70 mm/hari, Jawa Barat 58 mm/hari, dan Kalimantan Utara 53 mm/hari.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BMKGpotensi hujan lebatTitik Panas
Bagikan8Tweet5KirimKirim
Previous Post

Hurikan Polo Menguat Menjadi Badai Kategori 5 di Dekat Meksiko

Next Post

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

Postingan Terkait

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

8 November 2026
Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

8 November 2026

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

Lebih Dari 190 Negara Akan Menghadiri COP31 di Antalya Turki Saat Overshoot Perjanjian Paris 1,5°C

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Potensi Hujan Lebat dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Next Post
Ini Respon BMKG Terkait Kabar Omicron Melalui Chemtrails

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

TERBARU

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

Lebih Dari 190 Negara Akan Menghadiri COP31 di Antalya Turki Saat Overshoot Perjanjian Paris 1,5°C

AmsiNews

REKOMENDASI

UNG Berbagi Pengalaman Pengelolaan RPL Bersama Untad

Gempa Kuat M6,1 Guncang Parigi Moutong dan Gorontalo

Bibit Siklon Tropis 97P Berkembang di Laut Arafura

Terseret Ombak Parangtritis, Seorang Wisatawan Meninggal

Aplikasi Laut Nusantara dan Sister Net Mulai Diterapkan di Sebatik

Ocean Conservancy: Perlu Solusi Bersama Atasi Sampah Plastik di Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.