Badai Siklon Biparjoy Meninggalkan Pesisir Gujarat Tanpa Listrik

Ribuan pohon tumbang dan tiang listrik mengalami kerusakan setelah badai siklon Biparjoy mendarat di pesisir negara bagian Gujarat, India. FOTO: AJIT SOLANKI/AP

Darilaut – Badai Siklon Biparjoy meninggalkan pemukiman di pesisir Gujarat di barat India tanpa aliran listrik. Ribuan tiang listrik mengalami kerusakan dan pepohonan tumbang saat siklon tropis ini melintasi wilayah tersebut pada Kamis (15/6) malam.

Hingga Sabtu (17/6) malam sebanyak 1800 desa masih belum dialiri listrik, sementara 1600 desa telah dipulihkan setelah dilakukan perbaikan oleh petugas.

Biparjoy, menurut Departemen Meteorologi India (IMD), telah melemah menjadi depresi dan bergerak di selatan Rajasthan, pada Minggu (18/6) dini hari.

Selama enam jam terakhir, Biparjoy bergerak ke arah timur-timur laut dengan kecepatan 7 kilo meter per jam, membawa hujan deras.

IMD memperkirakan sistem ini akan terus bergerak ke timur-timur laut dan mempertahankan intensitas sebagai depresi hingga Minggu sore.

Trek lintasan Trek lintasan layanan satelit Zoom.earth menggambarkan sistem ini bergerak ke timur-timur laut dan berada di dekat Jodhpur dan Pali.

Timesofindia melaporkan, Sabtu, Menteri Dalam Negeri India Amit Shah mengunjungi Gujarat dan melakukan survei udara di daerah yang terkena dampak topan Biparjoy. Shah mengadakan pertemuan dengan pejabat setempat.

Upaya petugas bersama warga yang melalukan evakuasi tepat waktu dari daerah dataran rendah dan koordinasi telah membantu menghindari kematian akibat tenggelam dan kasus hanyut. Pemerintah Gujarat telah sepenuhnya menerapkan pedoman dan meminimalkan jumlah korban.

Usaha bersama Tim Pasukan Penyelamat Bencana Nasional (NDRF, National Disaster Rescue Force) telah meminimalkan kerusakan akibat topan Biparjoy.

Karena curah hujan yang tinggi, konektivitas jalan antar desa di sejumlah wilayah terganggu.

Ribuan orang yang berada di kamp-kamp, hidup tanpa listrik, seperti di daerah Gudhamalani, Sewda, Sindari dan Seewana.

Mengutip Timesofindia, hingga Sabtu, listrik telah pulih di 1.600 desa dari 3.400 desa yang aliran listriknya terputus.

Listrik akan pulih sepenuhnya pada 20 Juni, kata Menteri Amit Shah. Tidak ada korban jiwa akibat topan Biparjoy.

Hujan deras menyebabkan banjir di sebagian besar wilayah daratan di Kutch, serta Saurashtra. Ribuan tiang listrik roboh, sementara hampir 33.000 hektar lahan pertanian terkena dampaknya.

Sedikitnya 47 orang terluka akibat topan Biparjoy, namun tidak ada yang luka parah. Sebanyak 73.000 hewan dibawa ke tempat yang aman.

Dua orang tewas terjebak banjir pada hari Kamis, saat mencoba menyelamatkan ternak kambing di distrik Bhavnagar, Gujarat.

Badai siklon yang sangat parah Biparjoy, yang mendarat di pantai Gujarat pada Kamis malam, mendatangkan malapetaka pada industri dan meninggalkan jejak kehancuran. Sementara pelabuhan menutup operasi, hujan lebat di tujuh distrik menghambat produksi industri, pohon tumbang dan banjir di jalan raya menyebabkan logistik terhenti.

Di Maliya dekat Morbi dan Navlakhi di Kutch adalah salah satu pusat produksi garam terkemuka di Gujarat. Pada akhir musim produksi garam, ketika stok besar garam yang dipanen disimpan di unit produksi, tersapu oleh hujan deras.

Karena stok sangat besar, menyulitkan untuk memindahkan garam tersebut di 500 unit produksi.

Mengutip The Associated Press lebih dari 100.000 orang yang berlindung dari Biparjoy di kamp-kamp bantuan di barat India mulai pulang setelah badai melemah.

Di desa pesisir Jakhau, tempat topan mendarat di negara bagian Gujarat, lebih dari 130 orang telah pindah kembali ke rumah mereka dari tempat penampungan yang dikelola pemerintah, Sabtu.

Para pejabat mengatakan listrik telah pulih di banyak desa, tetapi beberapa masih tanpa listrik. Setelah mendarat, topan menumbangkan pepohonan dan tiang listrik di ratusan desa di sepanjang wilayah pesisir Gujarat.

Studi tahun 2021 menemukan bahwa frekuensi, durasi, dan intensitas siklon di Laut Arab meningkat secara signifikan antara tahun 1982 dan 2019.

Para ahli mengatakan peningkatan tersebut akan terus berlanjut, membuat persiapan menghadapi bencana alam menjadi lebih mendesak.

Perjalanan siklon tropis Biparjoy lebih 10 hari, sejak terbentuk 6 Juni, salah satu contoh bagaimana perubahan iklim berkontribusi pada topan yang bergerak secara lambat dan panjang. Perairan hangat yang tidak biasa di Laut Arab telah memicu intensifikasi badai siklon Biparjoy.

Badai siklon sangat parah (very severe cyclonic storm) Biparjoy mendarat di pantai Gujarat Kamis malam. Sebelum badai dahsyat ini mendarat, lebih dari 180 ribu orang telah dievakuasi di perbatasan India dan Pakistan.

Sumber: IMD, Timesofindia.indiatimes.com, The Associated Press (apnews.com), Earthobservatory.nasa.gov dan Zoom.earth

Exit mobile version