Selasa, Mei 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Koto Terbentuk di Laut Sulu, Filipina

redaksi
26 November 2025
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Koto Terbentuk di Laut Sulu, Filipina

Badai Tropis Koto di Laut Sulu, mendekati pendaratan di utara Palawan, Filipina, Selasa (25/11) malam. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Depresi tropis yang melintasi Filipina telah menguat menjadi badai tropis (Tropical Storm) Koto di Laut Sulu.

Badai Tropis Koto terbentuk pada Selasa (25/11) malam dan terus bergerak menuju bagian selatan-tengah Laut Cina Selatan.

Menurut Observatorium Hong Kong (HKO) pada Selasa pukul 22.00, Koto berada sekitar 380 kilometer di selatan-barat daya Manila dan diperkirakan akan bergerak ke barat-barat laut dengan kecepatan sekitar 22 kilometer per jam, melintasi Filipina.

Tekanan udara pada pusatnya 998hPa (hektopaskal), kata Badan Meteorologi Jepang (JMA).

Sistem ini, menurut JMA, mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 18 meter per detik (35 knot). Kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).

Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih berada di seluruh area 280 km (150 NM), kata JMA.

Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Koto telah bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 20 km per jam (11 knot). Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,3 meter (14 kaki).

Koto diperkirakan akan terus bergerak ke arah barat-barat laut selama 24 jam ke depan.

Badai Tropis Koto dengan nama Filipina “Verbena”, terus melintasi Laut Sulu dan ”mendekati Palawan Utara, kata  Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina (PAGASA) dalam buletin informasi yang dikeluarkan Selasa pukul 23.00.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badai Tropis KotoFilipinaHKOJMAJTWCLaut Cina SelatanLaut SuluPAGASA
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

COP30, WMO Berkomitmen Menyediakan Ilmu Pengetahuan Menghadapi Perubahan Iklim

Next Post

Badai Siklon Terbentuk di Dekat Langsa Aceh, Selat Malaka

Postingan Terkait

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

26 Mei 2026
Anggrek Kantung, Masuk Daftar CITES dan Dilindungi

Ada 4.000 Anggrek di Indonesia, 3 Spesies Baru

26 Mei 2026

Indikasi El Niño Condition di Samudra Pasifik

Waspada Adanya Peningkatan Curah Hujan

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Next Post
Badai Siklon Terbentuk di Dekat Langsa Aceh, Selat Malaka

Badai Siklon Terbentuk di Dekat Langsa Aceh, Selat Malaka

TERBARU

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Ada 4.000 Anggrek di Indonesia, 3 Spesies Baru

Indikasi El Niño Condition di Samudra Pasifik

Waspada Adanya Peningkatan Curah Hujan

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

AmsiNews

REKOMENDASI

Bappeda Kota Gorontalo Bahas Persampahan, Air Bersih dan Sanitasi di Forum CRIC

Merusak Ekosistem, Ini Delapan Cara Mengatasi Krisis Pencemaran Sampah dan Limbah

Kemenhub Periksa Garuda Indonesia dan Lion Mentari

Paus Rice, Spesies Baru dan Langka

Korban Tewas Akibat Badai Dahsyat Helene di AS 121 Orang

11 Guru Besar UNG Orasi Ilmiah, Rektor: Semoga Pencapaian Ini Memberi Kontribusi Untuk Gorontalo dan Teluk Tomini

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.