Darilaut – Badai Tropis (Tropical Storm) Maysak yang terletak di Laut Cina Selatan mendekati pendaratan di Pulau Hainan, Cina, pada Jumat (3/7). Sistem ini terletak 120 km dari Pulau Hainan atau timur laut Da Nang, Vietnam.
Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency – JMA) mengatakan Maysak bergerak dengan kecepatan 20 km per jam (10 knot). Tekanan udara pada pusatnya 998hPa (hektopaskal).
Maysak mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 18 meter per detik (35 knot) dan kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).
Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di seluruh area 280 km (150 NM), kata JMA.
Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan siklon tropis yang sekarang berada di bagian tengah Laut Cina Selatan secara bertahap menguat dan bergerak ke arah sekitar Pulau Hainan hingga Teluk Tonkin (Beibu Wan).
Kondisi cuaca akan berangin disertai hujan deras dan badai petir di sepanjang pantai Cina selatan. Hujan akan lebat dan ada gelombang besar, kata HKO.
Di bawah pengaruh aliran udara selatan yang aktif, angin akan tetap lebih kencang dan cuaca akan tetap tidak stabil di sepanjang pantai Guangdong. Menurut HKO siklon tropis ini pergerakannya relatif lambat.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan sistem ini selama enam jam terakhir telah bergerak ke arah barat-barat daya dengan kecepatan 11 km per jam (6 knot). Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,6 meter (15 kaki).
Pendaratan awal di sepanjang pantai tenggara Hainan, kemudian diperkirakan akan muncul kembali di atas perairan Teluk Tonkin. Pendaratan kedua di dekat wilayah perbatasan Tiongkok-Vietnam.
