Rabu, September 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

redaksi
18 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

GAMBAR: BMKG

Darilaut – Dalam sehari, pada Sabtu (15/8) terjadi tiga peristiwa gempa bumi sangat kuat di Indonesia. Gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terjadi Sabtu pagi, kemudian Sumatra Utara (Sumut) sore dan Sulawesi Tengah (Sulteng) –tepatnya di Teluk Tomini- tengah malam.

Edukator Mitigasi Bencana, Dr. Daryono, melalui akun X (@daryono_eq_talk) menjelaskan bahwa kejadian ketiga gempa besar ini dalam satu hari yang sama murni merupakan kebetulan waktu (temporal coincidence) dari proses siklus seismik yang telah berjalan puluhan hingga ratusan tahun di masing-masing segmen tektonik.

Rangkaian tiga gempa bumi signifikan yang melanda kawasan Nusantara pada 15 Agustus 2026 terjadi dalam kurun waktu yang relatif sangat singkat, yakni hanya 18 jam 26 menit 57 detik.

Diawali oleh guncangan kuat M 7,7 di Flores NTT pada pukul 04.58.21 WIB atau 05.58.21 WIB, rentetan aktivitas seismik ini disusul oleh gempa M 6,4 di Sumatra Utara pada 17:54:51 WIB, dan ditutup oleh gempa M 5,9 di Sulteng pada 23.25.18 WIB atau 00.25.18 Wita.

“Kedekatan temporal ini kerap memicu spekulasi publik mengenai kemungkinan efek domino antar-gempa, namun dari kacamata fisika bumi, fenomena ini dikenal sebagai earthquake clustering,” kata Daryono yang juga anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), “sebuah kebetulan statistik di mana beberapa kejadian gempa independen terjadi berdekatan dlm kurun waktu tertentu tanpa adanya ikatan kausalitas langsung.”

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Dr. DaryonoGempa NTTSulawesi TengahSumatera UtaraZona Tektonik
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Next Post

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Postingan Terkait

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

9 September 2026
Dentuman Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

9 September 2026

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

Tiga Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG Ikut Lomba Penulisan Puisi, Monolog dan Lukis Tingkat Nasional

27 Mahasiswa UNG Siap Tampil Dalam Lomba Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Universitas Jember

Next Post
Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

TERBARU

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

AmsiNews

REKOMENDASI

WA Center untuk Kelancaran Izin Kapal > 30 GT

Topan Super Krathon Akan Mendarat Malam Ini dan Kamis di Taiwan

Peran Indonesia di Jantung Sirkulasi Indo-Pasifik Memengaruhi Iklim Dari Australia Hingga Asia Timur

World Oceans Day, Melindungi Lamun Menyelamatkan Lautan

BRIN dan Pushidrosal Perkuat Kerja Sama Pemetaan Dasar Laut

Badai Dahsyat Helene Menewaskan 64 Orang di AS, Kerugian $15 Miliar

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.