Badai Tropis Narra Masih Bertahan di Teluk Tonkin

Siklon Tropis di Teluk Tonkin (Beibu Wan) pada Jumat (21/8) sore. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Badai tropis (Tropical Storm) Narra masih bertahan di Teluk Tonkin (Beibu Wan) hingga Sabtu (22/8) siang.

Setelah mendarat di Pulau Hainan pada Kamis (20/8) dan memasuki Teluk Tonkin – yang berada di antara Cina selatan dan Vietnam utara – siklon tropis ini bergerak lambat, mulai dari bibit siklon tropis, depresi tropis dan menjadi badai tropis.

Pada tengah hari, Badai Tropis Narra berada sekitar 290 kilometer di sebelah barat-barat laut Haikou, menurut Observatorium Hong Kong (HKO), Sabtu.

Badai ini diperkirakan bergerak lambat dan bertahan di sekitar wilayah Beibu Wan. HKO memperkirakan Narra akan berada di Teluk Tonkin hari ini hingga Minggu (23/8).

Kemungkinan lebih besar bahwa siklon ini akan berbelok secara bertahap ke arah timur hingga timur laut pada pekan depan Senin (24/8) dan Selasa (25/8), bergerak mendekati wilayah Semenanjung Leizhou dan pesisir Guangdong barat.

Angin akan bertiup lebih kencang disertai hujan lebat sesekali dan badai petir dengan angin kencang (squally thunderstorms) di pesisir Guangdong mulai awal hingga pertengahan minggu depan, kata HKO.

Pada Sabtu siang, Narra –topan Jepang nomor 19 – bergerak lambat ke barat. Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA mengatakan badai tropis Narra memiliki tekanan udara pada pusatnya 994 hPa (hektopaskal).

Sistem ini mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 18 meter per detik (35 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).

Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di selatan 220 km (120 NM) dan utara 165 km (90 NM).

Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan sistem ini berlokasi 291 km di sebelah timur Hanoi, Vietnam, dan telah bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 2 km per jam (1 knot) selama 6 jam terakhir.

Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 3,7 meter (12 kaki), menurut JTWC, dan memperkirakan sistem mempertahankan jalur pergerakan yang lambat dan tidak menentu di Teluk Tonkin karena berada dalam lingkungan kendali arah (steering environment) yang lemah.

Selain itu, dipengaruhi oleh angin barat daya yang kuat di lapisan rendah serta punggungan tekanan tinggi subtropis yang berpusat di sebelah utara.

JTWC memperkirakan system ini akan bergerak perlahan ke arah selatan namun tetap berada di sebelah utara Hainan sebelum mencapai daratan di Cina bagian selatan.

Intensitas diperkirakan akan tetap stabil selama 2 hari ke depan dan kemudian menurun seiring meningkatnya geseran angin (wind shear) serta masuknya udara kering di lapisan menengah yang melemahkan sistem badai yang dangkal ini.

Exit mobile version