Darilaut – Badai tropis (Tropical Storm) Peipah telah mendarat di Pulau Shikoku, Jepang, pada Jumat (5/9) dini hari. Saat ini, di Jumat pagi, Peipah telah mendekati Pulau Honshu untuk pendaratan selanjutnya.
Trek jalur lintasan Zoom.earth dan Badan Meteorologi Jepang (JMA) pada Jumat pagi, menunjukkan inti (pusat) badai mendarat dua kali Pulau Shikoku.
Menurut JMA, pada Jumat pukul 08.00 waktu setempat, sistem ini mengarah ke timut-timur laut dengan 35 km per jam atau 19 knot.
Tekanan udara pada pusatnya 1000 hPa (hektopaskal).
Peipah topan Jepang nomor 15, mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 18 meter per detik (35 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).
Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di selatan 390 km (210 NM) dan utara 165 km (90 NM), kata JMA.
Menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) Peipah terletak 148 km di tenggara Iwakuni, Jepang, dan telah bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan 19 km per jam (10 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 6,1 meter (20 kaki).
Analisis JTWC, selama 12 jam ke depan, Peipah akan kesulitan untuk menguat karena sistem ini secara berkala berinteraksi dengan topografi dan geseran angin sedang hingga tinggi di sepanjang pantai selatan Jepang.




