Darilaut – Badai tropis Trami dengan nama lokal Filipina “Kristine” menyebabkan 97 orang tewas di Filipina, sedangkan di Vietnam 2 orang.
Menurut Dewan Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nasional (NDRRMC) Filipina, Senin (28/10), sedikitnya 97 orang dilaporkan tewas dalam serangan Badai Tropis Parah (Severe Tropical Storm) Kristine.
Melansir Kantor Berita Filipina, PNA, badan tanggap bencana tersebut mengatakan dari 97 tewas, hanya 10 yang telah divalidasi – sembilan di Bicol dan satu di Mindanao Utara.
Sisanya 87 kematian masih menjalani validasi – 54 di Calabarzon, 30 di Bicol, dua di Semenanjung Zamboanga dan satu di Visayas Tengah.
Dari 30 orang hilang yang dilaporkan, hanya satu yang telah dikonfirmasi dan ini tercatat di Luzon Tengah. 29 sisanya termasuk 24 di Calabarzon, empat di Bicol dan satu di wilayah Ilocos.
Ada juga laporan tentang 69 cedera, saat ini hanya dua yang divalidasi dan dari Calabarzon.
Sementara itu, 1.662.416 juta keluarga atau 6.717.755 orang yang tinggal di 10.147 barangay di 17 wilayah Filipina terkena dampak badai.
Sebanyak 141.924 keluarga atau 561.687 orang dibantu di 6.286 pusat evakuasi sementara 89.990 keluarga lainnya atau 418.668 orang dibantu di luar.
Sekitar 44.537 rumah rusak di 15 wilayah di seluruh negeri.
Topan Trami di Vietnam
Melansir Vietnamnews.vn, banjir parah yang dipicu oleh Topan Trami telah mengakibatkan dua korban jiwa di Provinsi Thua Thien-Hue. Pada Senin pagi, satu orang telah dilaporkan hilang di Provinsi Quang Binh.
Hujan lebat dan banjir juga menyebabkan kerusakan yang signifikan, dengan 295 rumah dilaporkan rusak di Provinsi Quang Tri, Thua Thien-Hue, Quang Nam, dan Kota Da Nang.
Sekitar 15.199 rumah terendam banjir di provinsi Quang Binh, Quang Tri, Thua Thien-Hue, Da Nang. Sementara 431 hektar tanaman dan pohon buah-buahan terendam di tiga provinsi.
Topan itu juga mengakibatkan 1.018 pohon perkotaan tumbang di provinsi Quang Tri, Quang Nam dan Kota Da Nang.
