Minggu, Agustus 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

redaksi
5 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

GAMBAR: BRIN

Darilaut – Kondisi Pantai Utara (Pantura) Jawa bukan hanya mengalami erosi, akan tetapi abrasi, banjir, serta diperparah kenaikan muka air laut dan penurunan muka tanah.

“Pantura Jawa sedang menghadapi krisis nyata,” ujar peneliti Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Tubagus Solihuddin, dalam Expose Organisasi Riset Kebumian dan Maritim (ORKM) dan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pantura Tangguh, Indonesia Lestari untuk Integrasi Sains, Inovasi, dan Ketahanan Pesisir” di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, pada Kamis (30/4).

Berdasarkan pemodelan data altimetri (1993-2025), tren kenaikan muka air laut di Pantura mencapai rata-rata 0,41 hingga 0,42 sentimeter per tahun, mengakibatkan akumulasi kenaikan hingga 15,5 sentimeter dalam kurun waktu 32 tahun.

Selain abrasi dan kenaikan muka air laut (Sea Level Rise/SLR), pesisir Pantura juga menghadapi masalah penurunan muka tanah (Land Subsidence).

Data geospasial (2017-2023), laju amblesan tanah tertinggi tercatat di Demak sebesar 16 cm/tahun, disusul Jakarta (15 cm/tahun), Sidoarjo (14 cm/tahun), dan Pekalongan (11 cm/tahun).

Penurunan muka tanah juga teridentifikasi di Surabaya (8 cm/tahun), Brebes (7 cm/tahun), serta Serang, Cirebon, dan Indramayu (masing-masing 6 cm/tahun).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINKenaikan Permukaan LautPenurunan Muka TanahTubagus Solihuddin
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Next Post

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Postingan Terkait

Gempa Kuat M 6,2 di Pesisir Teluk Tomini Guncang Sulawesi Tengah dan Gorontalo

Gempa Kuat M 6,2 di Pesisir Teluk Tomini Guncang Sulawesi Tengah dan Gorontalo

16 Agustus 2026
Dalam Sehari Indonesia Diguncang Gempa Sangat Kuat di Laut dan Darat Berjarak 3.000 km

Dalam Sehari Indonesia Diguncang Gempa Sangat Kuat di Laut dan Darat Berjarak 3.000 km

15 Agustus 2026

Indonesia Rocked by Very Strong Earthquakes at Sea and on Land 3,000 km Apart in a Single Day

Korban Meninggal Dunia Gempa Dahsyat NTT Bertambah Menjadi 14 Orang, Puluhan Bangunan Rusak

Gempa Bumi M 6,4 Dirasakan 30 Detik di Kabupaten Simalungun dan Kota Medan Sumatra Utara

USGS Mencatat Gempa Sumatra Utara M 6,9 Dekat Pematangsiantar

Gempa Kuat di Darat M 6,4 Mengguncang Simalungun Sumatra Utara

BMKG Kirim Tim Ahli Survei Pemetaan Gempa Bumi M 7,7 di NTT dan Tsunami

Next Post
UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

TERBARU

Gempa Kuat M 6,2 di Pesisir Teluk Tomini Guncang Sulawesi Tengah dan Gorontalo

Dalam Sehari Indonesia Diguncang Gempa Sangat Kuat di Laut dan Darat Berjarak 3.000 km

Indonesia Rocked by Very Strong Earthquakes at Sea and on Land 3,000 km Apart in a Single Day

Korban Meninggal Dunia Gempa Dahsyat NTT Bertambah Menjadi 14 Orang, Puluhan Bangunan Rusak

Gempa Bumi M 6,4 Dirasakan 30 Detik di Kabupaten Simalungun dan Kota Medan Sumatra Utara

USGS Mencatat Gempa Sumatra Utara M 6,9 Dekat Pematangsiantar

AmsiNews

REKOMENDASI

Arkeologi Bangkai Kapal

Menghangatnya Lautan Dapat Memicu Badai

Sampah Plastik di Pantai Gorontalo

Kemenko Maritim Dorong Instrumen Eksplorasi Mineral Dasar Laut di the Area

Perubahan Iklim Memicu Musim Topan Luar Biasa di Filipina

KPU Gorontalo Utara Simulasi Penggunaan Aplikasi Sirekap Pilkada 2024

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.