Banjir di Solok dan Pasaman
Satu korban yang sebelumnya masih dinyatakan hilang akibat banjir bandang yang melanda kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (25/9).
Dengan ditemukannya korban tersebut, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang Kabupaten Solok menjadi dua orang.
Banjir bandang terjadi pada Senin (21/9) sekira pukul 19.45 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Solok. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan debit sejumlah aliran sungai, termasuk Sungai Batang Laso, serta longsor pada bukit di sekitar aliran sungai.
Material longsoran berupa pasir, batu, lumpur dan air kemudian menerjang kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok dan permukiman di sekitarnya. Material banjir juga sempat meluap hingga badan Jalan Raya Solok–Padang yang berada di sekitar kawasan perkantoran pemerintah daerah.
Selain korban meninggal dunia, empat warga mengalami luka. Tiga korban mengalami luka ringan, sedangkan satu korban mengalami luka berat dan telah mendapatkan penanganan medis sebelum dirujuk ke rumah sakit di Kota Padang.
Banjir juga terjadi di Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, pada Jumat (18/9).




