Banjir Melanda Suwawa Selatan Kabupaten Bone Bolango

Banjir di Desa Libungo Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, pada Kamis (11/6). FOTO: BPBD Provinsi Gorontalo

Darilaut – Banjir melanda Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, pada Kamis (11/6). Banjir ini merendam tempat bermukim hingga Kantor Desa Libungo Bone Bolango.

Hujan lebat yang mengguyur Bone Bolango menyebabkan meluapnya Sungai Wulo. Air Sungai Wulo mulai meluap Kamis pukul 13.30 Wita.

Luapan sungai kemudian menggenangi rumah warga di Desa Libungo.

Laporan yang diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, peristiwa banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

Sebelumnya, BMKG Gorontalo telah mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Kanis pukul 12.21 Wita, yang menyebutkan potensi hujan lebat di wilayah Suwawa Selatan, Suwawa, Pinogu, dan sekitarnya dengan status waspada.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo Rusli W. Nusi melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Gorontalo Hifny Tegela mengatakan data sementara mencatat sebanyak enam unit rumah warga dan satu unit gedung pemerintahan, yakni Kantor Desa Libungo, terdampak genangan banjir.

Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.

“Data yang kami terima dari BPBD Kabupaten Bone Bolango ada enam unit rumah warga dan satu unit gedung pemerintahan Kantor Desa Libungo,” kata Hifny.

BPBD Provinsi Gorontalo dan BPBD Kabupaten Bone Bolango bersama pemerintah kecamatan dan desa, serta instansi terkait terus melakukan koordinasi dan pendataan terhadap warga terdampak banjir. Unsur TNI dan Polri turut membantu pemantauan situasi di lokasi kejadian.

Sebelumnya, hujan juga mengguyur wilayah Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, pada pukul 20.40 hingga 22.40 Wita pada 26 Mei 2026, menyebabkan banjir di beberapa desa yang berada di wilayah tersebut.

Di Desa Muara Bone dilaporkan satu orang korban luka-luka dan telah dirujuk ke RSUD Aloe Saboe untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Selain itu, di Desa Moodulio tercatat sebanyak 73 KK atau 299 jiwa dan 58 unit rumah terdampak. Di Desa Taludaa, sebanyak 157 KK atau 484 jiwa terdampak.

Banjir juga mengakibatkan sejumlah fasilitas umum terdampak, antara lain PAUD Mentari, TK Siaga Permai, SDN 1 Bone, Kantor Camat Bone, PKLB Bone, serta Pasar Rakyat Taludaa. Sementara di Desa Masiaga tercatat 10 KK terdampak.

Exit mobile version