Darilaut – Seekor lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik berjenis kelamin jantan dengan panjang tubuh sekitar 2,2 meter ditemukan dalam kondisi sudah membusuk atau kode 3 di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Bangkai lumba-lumba yang hanyut di perairan Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, mendapat penanganan langsung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama masyarakat dan pemerintah desa. Mulai dari pencarian, evakuasi, pengambilan sampel biologis, hingga penanganan akhir bangkai satwa.
Laporan mengenai penemuan bangkai lumba-lumba awalnya diterima Balai Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak dari masyarakat Desa Rempanga pada Sabtu (18/7).
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim segera berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat sebelum melakukan pencarian menggunakan perahu menyusuri perairan di sekitar Jembatan Kutai Kartanegara, Pulau Kumala, hingga wilayah hilir sungai.
Bangkai lumba-lumba akhirnya berhasil ditemukan di arah hilir Jembatan Kutai Kartanegara dalam kondisi sudah membusuk.
Hasil identifikasi awal, satwa tersebut merupakan lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik (Tursiops aduncus) berjenis kelamin jantan dengan panjang tubuh sekitar 223 sentimeter.
Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak, Syarif Iwan Taruna Alkadrie, mengatakan, tim segera melakukan identifikasi, dokumentasi, serta pengambilan sampel jaringan kulit untuk mendukung analisis DNA sebagai bagian dari penguatan data ilmiah.



