Bibit 90S di Selatan Barat Daya Jakarta Berpeluang Sedang Menjadi Siklon Tropis

Ilustrasi bibit siklon tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Bibit siklon tropis 90S (Tekanan Rendah Tropis 10U) saat ini terletak Selatan Barat Daya Jakarta atau di dekat Pulau Christmas di Samudra Hindia, pada Rabu (31/12) sore.

Bibit siklon tropis 90S berjarak 400 km dari DK Jakarta atau 135 km Pulau Christmas.

Sistem ini memiliki peluang sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan atau Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Sistem ini mengemas kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan sekitar 45–50 km per jam (23–28 knot). Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1006 hPa (hektopaskal).

Analisis untuk area tersebut menunjukkan lingkungan yang menguntungkan dengan suhu permukaan laut yang hangat (29–30°C), geser angin rendah hingga sedang (15–20 knot), dan aliran keluar ke kutub yang baik di lapisan atas, kata JTWC.

Menurut Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology – BOM) Australia, 10U akan membawa peningkatan curah hujan dan angin di Pulau Christmas pada Rabu malam dan Kamis (1/1/2026).

Secara umum area 10U menguntungkan untuk perkembangan dan memiliki risiko Sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis di perairan terbuka Jumat (2/1) hingga Minggu (4/1), sebelum mulai melemah pada awal minggu depan, kata BOM.

Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan Bibit Siklon Tropis 90S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24 Jam hingga 1 Januari 2026 pukul 07.00 WIB

Dampak ini berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di wilayah Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DK Jakarta, dan Jawa Barat.

Angin Kencang di wilayah Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten dan Jawa Barat.

Kemudian, tinggi Gelombang kategori sedang (1,25 – 2.5 m) di Samudra Hindia Barat Bengkulu, perairan barat Bengkulu, Samudra HIndia Selatan DI Yogyakarta, dan perairan Selatan Jawa Barat hingga DI Yogyakarta.

Tinggi Gelombang kategori tinggi (2,5 – 4,0 m) di Samudra Hindia selatan Lampung, perairan selatan Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten, dan Samudra HIndia Selatan Banten hingga Jawa Tengah.

Bibit Siklon Tropis 90S didukung oleh didukung oleh aktifnya gelombang equatorial rossby, suhu muka air laut yang hangat 28–29°C  di sekitar sistem, vertical wind shear dalam kategori lemah (5 – 10 knots), kelembapan per lapisan yang tinggi ,vortisitas yang mendukung hingga lapisan 500 hPa, serta divergensi lapisan atas dan konvergensi lapisan bawah yang menguat.

Namun, belum adanya inflow angin yang kuat menuju sistem menjadi faktor yang menghambat pertumbuhan sistem.

Berdasarkan prediksi BMKG, dalam 24 – 48 jam ke depan intensitas sistem ini cenderung persisten dengan kecepatan angin maksimum berkisar 25 knot terlihat di utara hingga timur sistem dengan pergerakan ke arah tenggara.

Namun pada 72 jam ke depan sistem ini cenderung meningkat dengan pergerakan ke arah tenggara menuju perairan barat Australia.

Secara umum, potensi Bibit Siklon Tropis 90S untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 – 72 jam ke depan dalam kategori Rendah – Sedang, kata BMKG.

Exit mobile version