Pengamatan citra satelit 6 jam terakhir menunjukkan aktivitas konvektif masih fluktuatif. Wilayah dense overcast dan dense convective mulai terpantau tumbuh di sebelah selatan dari pusat sistem namun terpantau fluktuasi memusat dan membuyar.
Berdasarkan analisis angin per lapisan, sebelumnya terindentifikasi sirkulasi yang lemah pada lapisan permukaan namun saat ini sirkulasi terpantau menguat ditandai dengan pola yang lebih rapi.
Pada lapisan 850 hPa sirkulasi terlihat lebih tertutup dan pada lapisan 700 – 500 hPa sirkulasi masih terlihat melebar.
BMKG mengatakan Bibit Siklon Tropis 93S didukung oleh aktifnya gelombang Equatorial Rossby dan gelombang low frequency di sekitar sistem, suhu permukaan laut yang cukup hangat (28–29°C).
Wind shear yang rendah (5-15 knot), divergensi pada lapisan atas cukup (10 – 20 s-1) serta vortisitas yang berada pada kategori sedang pada lapisan permukaan hingga menengah.
Adapun kondisi yang kurang mendukung pertumbuhan sistem yaitu kelembaban udara di sekitar sistem yang cukup kering terutama pada lapisan 500 hPa, konvergensi yang masih lemah serta belum adanya inflow angin yang kuat menuju sistem.
Berdasarkan prediksi BMKG, dalam 24 jam ke depan intensitas Bibit Siklon Tropis 93S diprakirakan persisten dan cenderung meningkat ditandai dengan kecepatan angin maksimum sekitar 20 knot yang terpantau di sebagian kecil kuadran barat dengan pergerakan ke arah selatan – barat daya.




