Bibit Siklon Tropis 94W Dapat Meningkatkan Awan Hujan dan Kecepatan Angin

Bibit siklon tropis 94W dan 95W di Samudra Pasifik. GAMBAR: ZOOM EARTH

Darilaut – Bibit siklon tropis 94W masih terpantau berada di dekat Davao, Filipina, Samudra Pasifik. Bibit ini mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan gelombang tinggi.

Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini, Rabu (6/4) Bibit Siklon Tropis 94W terpantau di Filipina bagian timur dengan kecepatan angin maksimum 15 knot dan tekanan udara minimum 1009 mb.

Sistem ini bergerak ke arah utara dengan potensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam kedepan berada pada kategori rendah.

Sistem ini menginduksi peningkatan kecepatan angin (low level jet) hingga lebih dari 25 knot yang terpantau memanjang dari Samudra Pasifik timur Filipina hingga Filipina.

Selain itu, membentuk daerah pertemuan/ perlambatan angin (konvergensi) dari Samudra Pasifik timur Filipina hingga Filipina bagian selatan dan dari Laut Sulawesi hingga Samudra Pasifik utara Halmahera.

Sementara sirkulasi Siklonik terpantau di Laut Cina Selatan utara Kalimantan dan di Samudra Hindia barat daya Sumatera yang membentuk daerah konvergensi yang memanjang di Laut Cina Selatan dan di Samudra Hindia barat daya Sumatera.

Kondisi ini mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah bibit siklon tropis/ sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah low level jet/ konvergensi tersebut.

BMKG juga mengeluarkan peringatan untuk pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Daya – Barat Laut dengankecepatanangin berkisar 5-25 knot.

Di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Selatan – Barat dengan kecepatan angin berkisar 5-15 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Kepulauan Riau, Laut Natuna Utara, Laut Sulawesi, Perairan Kepulauan Sangihe – Kepulauan Talaud, dan Perairan utara Papua Barat – Papua.

Layanan satelit Zoom.earth menginformasikan area konveksi bibit 94W yang sebelumnya terletak di dekat 8.3N – 128E telah menghilang dan tidak lagi dicurigai sebagai pengembangan siklon tropis yang signifikan dalam 24 jam ke depan.

Bibit 95W

Bibit 95W memiliki peluang medium untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Citra satelit dan sebagian ASCAT Metop-B pass menunjukkan konveksi dalam yang membungkus untuk mengkonsolidasikan sirkulasi tingkat rendah (LLC).

Kondisi lingkungan telah membaik karena arus keluar radial yang kuat ke atas dan suhu permukaan laut yang hangat (29-30 °C) diimbangi oleh geseran angin sedang hingga tinggi (15-20 knot).

Model numerik global setuju bahwa bibit 95W akan terus mengikuti jalur barat dan berkembang secara bertahap.

Angin permukaan sekitar 30-35 km/jam (15-20 knot). Tekanan permukaan laut minimum mendekati 1003 mb.

Exit mobile version