Darilaut – Bibit Siklon Tropis 96S (Tropical Low 11U) yang bergerak dari Laut Sawu, telah berada di dekat Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (5/4).
Bibit ini terletak di selatan barat daya Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini memiliki peluang sedang (medium) untuk berkembang menjadi siklon tropis.
Kecepatan angin permukaan maksimum berkelanjutan sekitar 40–50 km per jam (22–28 knot), kata Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC).
Menurut JTWC, sistem ini dengan tekanan minimum permukaan laut diperkirakan mendekati 1007 hPa (hektopaskal).
Analisis menunjukkan bahwa sistem berada di perairan yang menguntungkan untuk pengembangan, dengan suhu permukaan laut yang hangat (30°C). Sementera pergeseran angin yang rendah (10–15 knot), didukung dengan divergensi tingkat atas yang kuat.
Bibit 96S diperkirakan akan terus mengarah ke selatan-barat daya selama 24 jam ke depan, kemudian sedikit menyesuaikan arah untuk bergerak ke arah selatan selama 24 jam hingga 36 jam berikutnya.
Menurut Biro Meteorologi Australia, kemungkinan 11U akan berkembang menjadi siklon tropis di perairan utara Australia Barat.
11U diperkirakan tetap akan berada jauh di lepas pantai Australia Barat atau di Samudra Hindia.
Ada kemungkinan besar 11U berkembang menjadi siklon tropis pada hari Minggu, kata Biro Meteorologi.
Selanjutnya, pada Senin dan seterusnya, 11U diperkirakan mulai bergerak ke arah barat, dan sistemnya kemungkinan akan melemah mulai Senin malam karena kondisi lingkungan yang kurang mendukung.
Tropical Low 12U
Biro Meteorologi juga memperkirakan bibit siklon tropis 12U akan berkembang di Laut Arafura pekan depan.
Sistem ini kemungkinan akan tetap bergerak lambat dan berkembang secara perlahan selama seminggu.
12U diperkirakan akan meningkat menjadi siklon tropis Kamis (11/4) pekan depan.
