Kamis, Juni 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

redaksi
12 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

GAMBAR: BRIN

Darilaut – Mikroplastik dapat membahayakan ekosistem laut. Partikel plastik berukuran kecil ini telah menyebar ke berbagai kompartemen lingkungan hingga masuk ke rantai makanan manusia.

“Mikroplastik bukan lagi sekadar sampah plastik berukuran kecil, melainkan pencemar yang telah menyebar ke daratan, laut, udara, hingga masuk ke rantai makanan manusia,” ujar Prof. Muhammad Reza Cordova, pada Sabtu (9/5).

Dalam Webinar ISOI ke-1 bertajuk “Lautan Plastik: Ancaman Mikroplastik Terhadap Biodiversitas dan Lingkungan Laut serta Keamanan Rantai Makanan” Prof. Reza mengatakan bahwa produksi plastik global terus meningkat setiap tahun.

Pada 2022, produksi plastik dunia mencapai sekitar 460 juta ton dan terus bertambah pada tahun berikutnya. Namun, sebagian besar limbah plastik tersebut belum dikelola secara optimal sehingga banyak yang berakhir di lingkungan perairan.

Prof. Reza menjelaskan plastik di lingkungan tidak benar-benar hilang atau terurai sempurna. Plastik hanya mengalami fragmentasi menjadi partikel yang lebih kecil, yakni mikroplastik hingga nanoplastik.

Kondisi tersebut menyebabkan pencemaran plastik semakin sulit dikendalikan karena partikel kecil dapat menyebar dengan mudah.

Prof. Reza menjelaskan bahwa mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari lima milimeter yang terbagi menjadi dua jenis, yakni mikroplastik primer dan sekunder.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINMikroplastikMuhammad Reza Cordova
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

Next Post

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Postingan Terkait

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

17 Juni 2026
2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

17 Juni 2026

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

Bambu Solusi untuk Deforestasi, Telah Diperkenalkan untuk Kurikulum Sekolah

Laut yang Hangat Memicu El Niño

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

Next Post
Ilmuwan Temukan Tumpukan Sampah Mikroplastik Dasar Laut Terbesar di Dunia

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

TERBARU

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

Bambu Solusi untuk Deforestasi, Telah Diperkenalkan untuk Kurikulum Sekolah

Laut yang Hangat Memicu El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

50 Persen Jenis Bambu di Indonesia Tumbuhan Endemik

Banjir Rendam 20 Desa di Aceh Jaya

Eduart Wolok Pimpin ISNU Provinsi Gorontalo

80 Paus Pilot Kembali Terdampar di Selandia Baru, 51 Tewas

WHO Sesalkan Penarikan Diri Amerika Serikat

Indonesia Berhadapan Dengan Kompleksitas Meteorologi, Iklim dan Cuaca

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.