Sabtu, Juni 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

redaksi
12 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

GAMBAR: BRIN

Darilaut – Mikroplastik dapat membahayakan ekosistem laut. Partikel plastik berukuran kecil ini telah menyebar ke berbagai kompartemen lingkungan hingga masuk ke rantai makanan manusia.

“Mikroplastik bukan lagi sekadar sampah plastik berukuran kecil, melainkan pencemar yang telah menyebar ke daratan, laut, udara, hingga masuk ke rantai makanan manusia,” ujar Prof. Muhammad Reza Cordova, pada Sabtu (9/5).

Dalam Webinar ISOI ke-1 bertajuk “Lautan Plastik: Ancaman Mikroplastik Terhadap Biodiversitas dan Lingkungan Laut serta Keamanan Rantai Makanan” Prof. Reza mengatakan bahwa produksi plastik global terus meningkat setiap tahun.

Pada 2022, produksi plastik dunia mencapai sekitar 460 juta ton dan terus bertambah pada tahun berikutnya. Namun, sebagian besar limbah plastik tersebut belum dikelola secara optimal sehingga banyak yang berakhir di lingkungan perairan.

Prof. Reza menjelaskan plastik di lingkungan tidak benar-benar hilang atau terurai sempurna. Plastik hanya mengalami fragmentasi menjadi partikel yang lebih kecil, yakni mikroplastik hingga nanoplastik.

Kondisi tersebut menyebabkan pencemaran plastik semakin sulit dikendalikan karena partikel kecil dapat menyebar dengan mudah.

Prof. Reza menjelaskan bahwa mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari lima milimeter yang terbagi menjadi dua jenis, yakni mikroplastik primer dan sekunder.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINMikroplastikMuhammad Reza Cordova
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

Next Post

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Postingan Terkait

Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

27 Juni 2026
Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

27 Juni 2026

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

Malam Tropis di Eropa

Rekor Pecah, Gelombang Panas Menghantam Eropa

Rektor UNG Lantik Pengurus Ormawa 2026

Next Post
Ilmuwan Temukan Tumpukan Sampah Mikroplastik Dasar Laut Terbesar di Dunia

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

TERBARU

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

Malam Tropis di Eropa

AmsiNews

REKOMENDASI

Kondisi Pekerja Perikanan Indonesia Masih Memprihatinkan

Ribuan Rumah Terdampak Banjir di Kabupaten Grobogan dan Tegal, Angin Kencang di Sidoarjo

Ikan-ikan Karang Endemik di Halmahera

Peneliti Jepang Panen Labu Madu Organik yang Dikelola Mahasiswa UNG

Banjir dan Longsor Menerjang Bandung Barat dan Bogor

7 Prinsip Literasi Laut, Salah Satunya 80% Belum Dijelajahi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.