Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

redaksi
12 Mei 2026
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Ilmuwan Temukan Tumpukan Sampah Mikroplastik Dasar Laut Terbesar di Dunia

Sampah plastik di laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Profesor Riset dari Pusat Riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Muhammad Reza Cordova, mengatakan, selain ditemukan di permukaan laut, mikroplastik juga ditemukan hingga laut dalam.

Prof. Reza menyoroti pengaruh proses oseanografi terhadap distribusi mikroplastik di laut. Arus laut, musim, suhu, salinitas, serta pola sirkulasi perairan memengaruhi pergerakan dan penumpukan mikroplastik.

Di Indonesia, kata Prof. Reza, perubahan musim barat dan musim timur menyebabkan perpindahan lokasi akumulasi mikroplastik secara berkala.

Sementara wilayah perairan tertutup seperti teluk dan estuari cenderung menjadi hotspot penumpukan mikroplastik karena sirkulasi airnya lebih lambat.

Menurut Prof. Reza, partikel mikroplastik dapat mengalami proses pengendapan dan terbawa ke dasar laut melalui agregasi dengan partikel organik maupun proses biologis lainnya.

Akibatnya, laut dalam menjadi tempat akumulasi jangka panjang yang sangat sulit dipulihkan dari pencemaran mikroplastik, kata Prof. Reza.

Dampak mikroplastik terhadap organisme laut juga dinilai sangat kompleks. Mikroplastik dapat masuk ke tubuh organisme melalui makanan maupun proses penyaringan air.

Partikel tersebut dapat menyebabkan gangguan fisik seperti penyumbatan saluran pencernaan dan rasa kenyang palsu.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINMikroplastikMuhammad Reza Cordova
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Next Post

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Postingan Terkait

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

12 Mei 2026
Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

12 Mei 2026

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Dosen UNG Mengkaji Perlawanan Elit Gorontalo di Masa Kolonial

Krisis Iklim: Bumi Masih Bisa Menjadi Jauh Lebih Panas

Mahasiswa FMIPA UNG Raih Prestasi di Malang dan Kebumen

Presiden Prabowo Siapkan 1.582 Kapal Ikan Bagi Nelayan

Presiden: Kampung Nelayan Merah Putih Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat Pesisir

Next Post
UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

TERBARU

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Mudik Angkutan Lebaran, Kemenhub Siapkan 113 Kapal Perintis

Waspada Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Indonesia

PSU Gorontalo Utara, Hari Ini KPU Menggelar Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara

Tuna Sirip Kuning Memangsa Suntung di Teluk Tomini

Antisipasi La Nina Petani Gunungkidul Tampung Air

Menteri Susi Ingatkan Pengusaha Perikanan Membuat Laporan Keuangan Secara Transparan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.