Selasa, Oktober 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

BRIN dan HTOU Tiongkok Menjajaki Kolaborasi Riset Perikanan Tuna dan Restorasi Karang

redaksi
3 Juli 2025
Kategori : Berita
0
Januari – Juni 2019, Ekspor Perikanan Sulawesi Utara Rp 1 Triliun, Tertinggi Tuna Beku

Ikan tuna sirip kuning (yellowfin tuna) atau madidihang. FOTO: DARILAUT.ID

Ocky menjelaskan struktur organisasi BRIN, sumber daya, dan fokus penelitian BRIN dalam mendukung ekonomi berbasis pengetahuan. Hal ini sebagai gambaran untuk pemetaan potensi kerja sama yang akan disepakati.

Hal ini menjadi langkah awal untuk jaringan riset antara Indonesia dan Tiongkok, ”sehingga memperkuat kontribusi Indonesia dalam perlindungan dan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya kelautan,” kata Ocky.

Sementara pihak HTOU Tiongkok, dalam hal ini ZHANG Guochen, menampilkan profil universitas dan sejumlah riset unggulan mereka. Guochen menjelaskan kiprah universitas tersebut dalam pengelolaan ekosistem laut berkelanjutan.

Selain itu, Wu Zhongjie menyoroti tentang restorasi terumbu karang, prediksi penurunan ekosistem karang, serta pengembangan akuakultur terpadu dari daratan hingga laut lepas.

Untuk itu, penting untuk melakukan konservasi berbasis kebijakan dan riset. Termasuk upaya pengendalian hama alami, monitoring keberagaman karang, dan kolaborasi internasional.

Beberapa peneliti ORKM BRIN juga berpartisipasi menawarkan peluang kerja sama riset.

Arif Wibowo dari Pusat Riset Konservasi Sumber Daya Laut dan Perairan Darat) menjelaskan penelitian berbasis solusi alam, seperti restorasi mangrove dan jalur migrasi ikan (fishway).

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BRINHainan Tropical Ocean Universityperikanan tunaRestorasi Terumbu Karang
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Fakultas Ilmu Pendidikan UNG Borong Penghargaan pada Kompetisi FIP-JIP 2025

Next Post

Penyakit Menular Melalui Vektor Berpotensi Menjadi Pandemi Berikutnya

Postingan Terkait

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

12 Oktober 2026
Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

12 Oktober 2026

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Banjir Merendam Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Kota Padang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Next Post
Hati-hati Penyakit Demam Berdarah Dengue Saat Pandemi Covid-19

Penyakit Menular Melalui Vektor Berpotensi Menjadi Pandemi Berikutnya

TERBARU

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

AmsiNews

REKOMENDASI

Olahan Ikan Segar untuk Balita Berisiko Stunting

Gambaran umum musim Ligue 1 saat ini, termasuk para pemimpin klasemen, kejutan, dan protagonis.

Awal 2019, Hiu Paus Sudah Terlihat di Botubarani

Sri Lanka Minta Bantuan Internasional, Badai Siklon Ditwah Menewaskan 366 Orang

Perubahan Iklim Membawa Kekeringan, Banjir dan Gelombang panas

Gempa Tidak Terjadi Secara Acak

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.