Darilaut – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Gorontalo pada tahun 2024 mencapai 79,18 atau meningkat 0,54 poin (0,69 persen) dibandingkan tahun sebelumnya (78,64).
Menurut Berita Resmi Statistik yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Gorontalo, pada 2 Desember, pembangunan manusia di Kota Gorontalo terus mengalami kemajuan. Sejak tahun 2010, status pembangunan manusia Kota Gorontalo sudah berada di level “tinggi”.
Adapun selama 2021–2024, IPM Kota Gorontalo rata-rata meningkat sebesar 0,76 persen per tahun, dari 77,41 pada tahun 2021 menjadi 79,18 pada tahun 2024.
IPM dibentuk oleh tiga dimensi dasar, yaitu umur panjang dan hidup sehat (a long and healthy life), pengetahuan (knowledge), dan standar hidup layak (decent standard of living). IPM dihitung berdasarkan rata-rata geometrik indeks kesehatan, indeks pengetahuan, dan indeks pengeluaran.
Penghitungan ketiga indeks ini dilakukan dengan melakukan standardisasi dengan nilai minimum dan maksimum masing-masing komponen indeks. IPM merupakan indikator yang digunakan untuk melihat perkembangan pembangunan dalam jangka panjang.
Untuk melihat kemajuan pembangunan manusia, terdapat dua aspek yang perlu diperhatikan, yaitu kecepatan dan status pencapaian.
IPM Provinsi Gorontalo
Tidak hanya Kota Gorontalo. IPM Provinsi Gorontalo juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo pertumbuhan IPM Provinsi Gorontalo 2024 mengalami peningkatan terutama standar hidup layak.
IPM Provinsi Gorontalo tahun 2024 mencapai 72,01, meningkat 0,76 poin atau 1,07 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 71,25.
Selama 2020–2024, IPM Provinsi Gorontalo rata-rata meningkat sebesar 0,89 persen per tahun.
Pada tahun 2024, pencapaian pembangunan manusia di tingkat kabupaten/kota cukup bervariasi. IPM pada level kabupaten/kota berkisar antara 68,83 di Kabupaten Gorontalo Utara hingga 79,18 di Kota Gorontalo.
Pada tahun 2024, status pembangunan manusia di Kabupaten Pohuwato meningkat dari “sedang” menjadi “tinggi”, dengan capaian IPM sebesar 70,19.
Dengan peningkatan status pembangunan manusia tersebut, jumlah wilayah berstatus pembangunan manusia “tinggi” (70 ≤ IPM < 80) menjadi sebanyak 4, berstatus “sedang” (60 ≤ IPM < 70) sebanyak 2.
Untuk umur harapan hidup bayi yang lahir pada tahun 2024 sebesar 70,73 tahun, meningkat 0,23 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya. Sumber data umur harapan hidup saat lahir menggunakan hasil Long Form SP2020 (SP2020-LF).
Pada dimensi pengetahuan, menurut BPS Provinsi Gorontalo, harapan lama sekolah (HLS) penduduk umur 7 tahun pada tahun 2024 meningkat 0,01 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, dari 13,16 tahun menjadi 13,17 tahun.
Sementara itu, rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,19 tahun, dari 8,10 tahun menjadi 8,29 tahun pada tahun 2024.
Dimensi standar hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil perkapita per tahun (yang disesuaikan) pada tahun 2024 meningkat 470 ribu rupiah atau 4,25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
