Curah Hujan Tinggi, Banjir dan Longsor Melanda Wilayah Gorontalo

Kondisi rumah warga yang terdampak banjir di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo pada Sabtu (15/6). FOTO: BPBD Kabupaten Pohuwato

Darilaut – Curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Provinsi Gorontalo. Bencana tersebut terjadi di Kabupaten Boalemo dan Kabupaten Gorontalo. Sebelumnya, banjir terjadi di Kabupaten Pohuwato.

Di Kabupaten Boalemo, khususnya di Kecamatan Paguyaman Pantai, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir dengan ketinggian mencapai 30 hingga 50 cm menggenai rumah-rumah warga, pada Rabu (19/6). Tanah longsor juga menerjang beberapa Lokasi yang mengakibatkan ruas jalan tidak bisa dilalui kendaraan.

Data sementara, wilayah terdampak banjir di Desa Limbatihu dengan tiga Dusun terisolir yaitu, Dusun Limba dengan status 175 unit rumah terendam banjir (575 jiwa), Dusun Bontula 52 unit rumah (208 jiwa), dan Dusun Lomuli 31 unit rumah (154 jiwa).

Desa lainnya yang ikut terdampak yaitu, Desa Bubaa yang terisolir banjir dan longsor. Ada empat dusun, Dusun Sumber Karya 11 unit rumah (48 jiwa), Dusun Iloheluma 15 rumah (61 jiwa), Dusun Karya Indah 10 unit rumah (52 jiwa), dan Dusun Jaya Karya 14 rumah (59 jiwa).

Sejumlah personil yang tercatat sudah ikut turun membantu yakni BPBD, PUPR, Polri, TNI, TAGANA, serta pemerintah kecamatan dan pemerintah desa setempat.

Sementara di Kabupaten Pohuwato, bencana banjir terjadi pada Sabtu (15/6).

Akibat banjir tersebut, menyebabkan empat Kecamatan ikut terdampak, yaitu Kecamatan Duhiadaa, Kecamatan Patilanggio, Kecamatan Marisa, dan Kecamatan Taluditi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat akibat banjir tesebut, sebanyak 2.125 jiwa dengan total 901 rumah ikut terdampak. BPBD Kabupaten Pohuwato masih terus mengumpulkan data, berkoordinasi, dan memantau dampak banjir bersama aparat kecamatan, kelurahan, serta desa setempat untuk mengantisipasi potensi dampak lanjutan, karena hujan lebat diperkirakan masih akan terjadi di wilayah tersebut. (Novita J. Kiraman)

Exit mobile version