Warga di tiga kabupaten terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih tersebar di 12 kecamatan.
Sebaran wilayah terdampak di Kabupaten Kabupaten Bone Bolango di Kecamatan Bone Pantai, Kecamatan Suwawa Selatan, Kecamatan Kabila Bone, Kecamatan Bulango Timur, Kecamatan Tilongkabila, Kecamatan Suwawa Tengah.
Kabupaten Gorontalo di Kecamatan Boliyohuto, Kecamatan Tibawa, Kecamatan Pulubala, Kecamatan Bongomeme, Kecamatan Tabongo. Sementara di Kabupaten Gorontalo Utara berada di Kecamatan Tomilito.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis dasarian atau jangka waktu yang lamanya sepuluh hari berturut-turut di wilayah Indonesia.
Khusus Provinsi Gorontalo, status siaga peringatan dini kekeringan meteorologis dasarian I Agustus 2026 mencakup enam wilayah di lima kabupaten dan satu kota.
Menurut BMKG, peringatan dini kekeringan meteorologis tersebut di Kabupaten Boalemo, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten Pohuwato dan Kota Gorontalo.



