Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dewan Keamanan PBB Bahas Mineral Kritis, Khawatir Dikendalikan Kelompok Bersenjata dan Ilegal

redaksi
22 Juli 2026
Kategori : Berita
0
Dewan Keamanan PBB Bahas Mineral Kritis, Khawatir Dikendalikan Kelompok Bersenjata dan Ilegal

Seorang pria memproses kobalt di sebuah tambang di Republik Demokratik Kongo. FOTO: ILO/UN

Darilaut – Tanpa mineral kritis, banyak teknologi energi bersih tidak akan ada. Sumber daya mineral kritis yang mendorong masa depan energi bersih.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membahas mineral kritis (critical minerals) antara lain karena kekhawatiran kelompok bersenjata mengendalikan sumber daya alam tersebut dan ilegal.

Melansir UN News, setiap kendaraan listrik, turbin angin, panel surya, ponsel pintar, semuanya bergantung pada mineral yang diekstraksi dari bumi.

Seiring negara-negara mempercepat transisi ke energi bersih (non-bahan bakar fosil), permintaan akan mineral seperti litium, kobalt, nikel, tembaga, dan grafit meningkat pesat.

Bagi banyak negara, ini menghadirkan peluang ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Namun di beberapa tempat, persaingan atas sumber daya ini telah memicu konflik, korupsi, kerusakan lingkungan, dan pelanggaran hak asasi manusia.

Minggu ini, Dewan Keamanan PBB mengajukan pertanyaan mendasar:

Bisakah mineral yang mendorong transisi hijau juga menjadi fondasi perdamaian dan pembangunan berkelanjutan?

Terdapat lima pertanyaan. Pertama, apa itu mineral kritis?

Mineral kritis merupakan bahan penting dalam banyak teknologi modern, termasuk:

• Baterai kendaraan listrik

• Turbin angin

• Panel surya

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Critical MineralsDewan Keamanan PBBMineral Kritis
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

Next Post

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

Postingan Terkait

Titik Panas Kalteng Terbanyak, Kualitas Udara Palangkaraya Kategori Berbahaya

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

23 Oktober 2026
Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

23 Oktober 2026

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Next Post
Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

TERBARU

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Kisah Syekh Yusuf Dari Sulawesi Selatan Hingga Afrika Selatan, Melalui Ajaran Sufistik Melawan Kolonial dan Menyebarkan Islam

Badai Tropis Bualoi Terbentuk di Barat Laut Palau, Pendaratan Mengarah ke Filipina

4 Ahli Geologi Inggris Bahas Erupsi Krakatau dan Anak Krakatau di ITB

NASA Akan Mengamati dan Mengidentifikasi Spesies Fitoplankton dari Luar Angkasa

Sebagian Logistik Pilkada 2024 Sudah Ada di Kabupaten Gorontalo

AMSI Meluncurkan Pembelajaran Pengelolaan Media Siber

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.