Darilaut – Rektor Universitas Negeri Gorontalo Prof. Dr. Eduart Wolok mengharapkan akademisi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dapat merumuskan gagasan penting untuk kemajuan Indonesia.
Hal ini disampaikan dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) XI yang berlangsung di Gedung Graha Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Selasa (8/10).
Eduart mengatakan KONASPI menjadi momentum LPTK untuk menegaskan jati dirinya, untuk terus memberikan kontribusi dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) unggul di Indonesia.
“KONASPI merupakan wadah dari LPTK untuk memberikan sumbangsih gagasan serta pemikiran, dalam upaya mendorong pengembangan sumber daya manusia melalui lembaga pendidikan tinggi,” kata Eduart yang juga Plt. Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI).
Untuk itu, melalui momentum ini, kata Eduart, LPTK dapat menegaskan jati dirinya untuk mengemban tugas mulia tersebut.
Eduart berharap dengan bertemunya delegasi LPTK seluruh Indonesia, dapat merumuskan gagasan penting yang lahir dari para akademisi melalui forum KONASPI XI.
Nantinya gagasan tersebut dapat menjadi rekomendasi dalam mendorong, serta mengakselarasi pembangunan pendidikan dan sumberdaya manusia dalam menyongsong Indonesia Emas, kata Eduart.
Sementara itu, Direktur Jenderal Diktiristek – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Abdul Haris, mengatakan, sumberdaya manusia menjadi salah satu kunci dalam pembangunan sebuah negara khususnya di Indonesia.
Melalui perluasan akses serta pemerataan kualitas pendidikan, institusi pendidikan tinggi dapat memberikan kontribusi besar dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan Masyarakat, kata Abdul Haris.
Konvensi yang diikuti lebih dari 4400 peserta dari 12 Perguruan Tinggi Negeri berstatus LPTK tersebut dengan tema, “SDM Unggul Untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2044.”
