Darilaut – Bibit Siklon Tropis 94W telah menguat menjadi depresi tropis (tropical depression) di Laut Filipina, Minggu (2/8).
Sistem yang berada di timur Manila tersebut masih bergerak lambat ke barat.
Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mengatakan siklon tropis ini mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 15 meter per detik (30 knot) dan kecepatan angin instan maksimum 23 meter per detik (45 knot).
Depresi Tropis dengan nama Filipina “Luis”, menurut Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina (PAGASA), sedikit menguat saat bergerak perlahan di atas laut timur Bicol.
Luis akan terus bergerak perlahan ke arah barat hingga barat laut dalam 36 jam ke depan sebelum berbelok ke utara timur laut untuk sisa periode prakiraan, kata PAGASA dalam bulletin informasi yang dikeluarkan Minggu pukul 05.00 pagi waktu setempat.
PAGASA memperkirakan jalur atau lintasan terbaru, pusat Luis akan tetap berada di Laut Filipina. Namun, pergeseran ke arah barat dalam jalur perkiraan dapat mengakibatkan pendaratan atau pendekatan di Luzon Utara atau Tengah.
Luis diperkirakan akan intensif menjadi badai tropis dalam 24 jam ke depan saat bergerak di atas laut di sebelah timur Wilayah Bicol, menurut PAGASA. Kemungkinan besar hanya akan tetap menjadi badai tropis untuk waktu yang singkat.




