Eksplorasi Induk Ikan Nike

Induk ikan nike di Sungai Bone dan Sungai Bolango, Gorontalo. FOTO: KOLEKSI FEMY M. SAHAMI

Darilaut – Guru besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Negeri Gorontalo (FPIK UNG) Prof. Dr. Femy M. Sahami, tidak hanya mengidentifikasi ikan nike di Teluk Tomini. Eksplorasi indukan nike dilakukan dengan menelusuri sungai di Gorontalo.

Ikan nike yang kecil-kecil di Teluk Tomini Gorontalo memiliki tingkatan dalam daur hidup dewasa di perairan tawar.

Ikan Nike di perairan Teluk Tomini Gorontalo merupakan gerombolan postlarva yang tersusun dari beberapa spesies yang telah teridentifikasi sebanyak 13 spesies, kata Femy.

Sebagai amfidromus, ikan nike kehidupannya sangat bergantung pada ekosistem sungai, estuari dan laut.

Untuk menelusuri stadium dewasa, pada tahun 2019 – 2020, Femy mengeksplorasi induk ikan nike di Sungai Bone dan Sungai Bolango.

Untuk pembuktian ikan nike dan induknya melalui analisis kesamaan hasil tes DNA. Ikan nike dan beberapa ikan dewasa ditangkap di Sungai Bone dan Sungai Bolango.

“Dalam ekplorasi tersebut telah ditemukan 10 spesies induk ikan nike,” ujar Femy. Spesies tersebut masing-masing: Sicyopterus longifilis, Sicyopterus lagocephalus, Sicyopterus cynocephalus, Sicyopterus parvei, Belobranchus belobranchus, Belobranchus segura, Stiphodon semoni, Eleotris fusca, Awaous ocelaris, Bunaka gyrinoides.

Adapun 13 spesies penyusun ikan nike yang sudah tercatat sebelumnya dengan menggunakan analisis pendekatan morfologi dan genetik melalui analisis DNA mitokondria CO1.

Spesies tersebut masing-masing: Sicyopterus longifilis, Sicyopterus lagocephalus, Sicyopterus cynocephalus, Sicyopterus parvei, Sicyopterus microcephalus, Belobranchus belobranchus, Belobranchus segura, Stiphodon semoni, Eleotris fusca, Eleotris melanosome, Awaous ocelaris, Sicyopus zosterophorus, Bunaka gyrinoides.

Sama halnya dengan ikan nike yang ditangkap di laut, induknya di perairan tawar memiliki spesies-spesies “yang bervariasi secara morfologi dalam setiap spesiesnya,” kata Femy.

Karena itu, kehidupan ikan nike sangat bergantung pada ekosistem sungai, estuari dan laut.

Penyebab penurunan produksi ikan nike karena faktor-faktor antara lain penangkapan ikan di hulu yang tidak ramah lingkungan, vegetasi bantaran sungai yang mulai menurun dan peningkatan aktivitas pembangunan di muara sungai.

Selain itu, peningkatan aktivitas masyarakat di sempadan sungai, dan peningkatan kegiatan penambangan pasir dan batu di sepanjang bantaran sungai menjadi faktor penyebab penurunan produksinya.

Exit mobile version