Serangkaian peristiwa cuaca dan iklim berdampak besar yang terus terjadi kembali menegaskan perlunya prakiraan serta peringatan dini yang akurat dan tepat waktu, serta layanan pemantauan dan informasi dari komunitas WMO untuk membatasi dampak berantai terhadap masyarakat dan perekonomian.
Eropa Barat mengalami periode Juni-Juli terpanas yang pernah tercatat, dan tren ini berlanjut hingga Agustus, di mana beberapa negara kini menghadapi gelombang panas keempat sejak bulan Mei.
Suhu panas, tingkat kelembapan tanah yang sangat rendah, serta kekeringan memberikan dampak yang menghancurkan terhadap ekosistem, pertanian, ketinggian permukaan sungai, transportasi, dan energi, sekaligus meningkatkan risiko kebakaran.
Météo-France melaporkan hampir seluruh wilayah negara tersebut akan mengalami suhu yang sangat tinggi—banyak di antaranya melebihi 35°C—pada tanggal 10 Agustus.
MeteoSwiss juga telah mengeluarkan peringatan tingkat tiga (warna oranye/amber) untuk suhu di atas 35°C menjelang akhir pekan tersebut.
Met Office Inggris menyatakan bahwa suhu dapat mencapai 36°C di sebagian wilayah Inggris bagian selatan pada tanggal 13 Agustus.
Di Eropa Tengah dan Balkan, sejumlah rekor suhu—baik di tingkat stasiun pemantau maupun rekor sepanjang masa—terpecahkan di negara-negara seperti Austria, Hungaria, dan Slovakia pada minggu pertama bulan Agustus.



