Empati Jadi Kunci Profesionalisme Perawat, Pesan Prof. Eduart untuk Lulusan UNG

FOTO: HUMAS UNG

Darilaut – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Eduart Wolok, S.T., M.T., menegaskan pentingnya nilai empati dalam praktik keperawatan pada prosesi Angkat Sumpah Perawat Program Profesi Ners Angkatan XXI. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa profesionalisme seorang perawat tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis dan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga sangat ditentukan oleh kematangan sikap dan ketulusan dalam melayani sesama.

“Menjadi perawat bukan sekadar pekerjaan, tetapi merupakan panggilan kemanusiaan,” kata Prof. Eduart di hadapan para lulusan.

Ia menambahkan, seorang perawat harus mampu memberikan pelayanan yang menyentuh tidak hanya aspek fisik pasien, tetapi juga kondisi psikologis dan emosional mereka.

“Perawat yang bekerja dengan empati, kepedulian, dan ketulusan hati akan mampu menghadirkan rasa nyaman, harapan, serta kekuatan bagi pasien yang sedang berjuang menghadapi sakitnya”.

Prof. Eduart menjelaskan bahwa perkembangan dunia kesehatan saat ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, tenaga kesehatan dituntut tidak hanya terampil dalam praktik klinis, tetapi juga memiliki karakter moral yang kuat.

“Sistem pelayanan kesehatan yang berkeadilan harus diperkuat oleh hadirnya perawat yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan”.

Pada kesempatan tersebut, Rektor UNG turut mengapresiasi capaian 119 lulusan Profesi Ners yang telah menyelesaikan pendidikan profesi dengan baik. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan komitmen UNG dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas di bidang kesehatan. Para lulusan diharapkan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan baik di Gorontalo maupun di tingkat nasional.

“UNG selalu berkomitmen melahirkan tenaga profesional yang tak hanya siap bekerja, tetapi juga siap mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan negara”.

Dengan penekanan kuat pada empati sebagai inti pelayanan, UNG berharap para lulusan Profesi Ners mampu menjalankan tugas dengan hati yang melayani dan senantiasa menjaga martabat pasien. Prof. Eduart meyakini, perawat yang berkarakter mulia akan menjadi agen perubahan positif dalam tatanan kesehatan masyarakat.

Melalui penguatan aspek kemanusiaan ini, Perawat UNG diharapkan tidak hanya menjadi tenaga kesehatan yang cakap, tetapi juga sosok yang menghadirkan nilai kemaslahatan bagi kehidupan.

Exit mobile version