Selasa, September 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Evaluasi Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang Saat Meliput Letusan Gunung Anak Krakatau

redaksi
29 September 2026
Kategori : Berita
0
Evaluasi Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang Saat Meliput Letusan Gunung Anak Krakatau

GAMBAR: BRIN

Evaluasi juga menghasilkan temuan penting terkait formulasi model. Perhitungan ulang menunjukkan skenario yang menggunakan data arus total dari Copernicus Marine Environment Monitoring Service (CMEMS), tanpa tambahan dorongan angin melalui formula leeway, memberikan hasil yang lebih sesuai dengan fakta temuan.

Kondisi benda atau jasad yang mengapung hampir rata dengan permukaan air dapat membuat pengaruh angin terhadap pergerakannya berbeda dari asumsi sebelumnya, kata Prof. Widodo.

“Struktur modelnya tidak perlu diubah, bagian itu sudah teruji. Yang kami koreksi adalah bobot skenario dari delapan skenario berbobot sama menjadi hanya empat skenario Bangka Pos,” ujar Prof. Widodo, mengutip Brin.go.id.

“Kami juga mencoba satu rumus atau formula baru khusus jasad, tetapi rumus itu justru memberi hasil lebih buruk.”

Berdasarkan evaluasi tersebut, tim melakukan simulasi ulang untuk periode 7–21 September 2026 hingga pukul 23.00 WIB, atau hari ke-14 sejak kejadian. Simulasi terbaru difokuskan pada koordinat versi Bangka Pos dan selanjutnya akan dikembangkan hingga 5 Oktober 2026.

Hasil pembobotan ulang hingga hari ke-14 menunjukkan sebaran probabilitas yang terbagi ke sejumlah wilayah. Sekitar 41 persen berada di Pulau Enggano dan sekitarnya, 10 persen di perairan lepas barat Bengkulu Selatan, dan 43 persen menuju Samudra Hindia barat Bengkulu. Secara kumulatif, sekitar 42 persen sebaran model telah berada pada kondisi terdampar di pantai.

Halaman 5 dari 6
Sebelumnya1...456Selanjutnya
Tags: BRINGunung Anak KrakatauProf. Widodo S. PranowoSelat Sunda
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

Postingan Terkait

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

29 September 2026
BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

29 September 2026

El Niño Intensitas Sangat Kuat, Curah Hujan Kategori Rendah

Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Banjir Melanda Parigi Moutong dan Langkat

Esai Foto: Eceng Gondok Menutup Permukaan Sungai Bolango di Kota Gorontalo

Pengamatan Laut Global Diluncurkan Dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81

Kementerian Ekraf Dorong Akselerasi Model Bisnis Media Digital Bersama AMSI

TERBARU

Evaluasi Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang Saat Meliput Letusan Gunung Anak Krakatau

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

El Niño Intensitas Sangat Kuat, Curah Hujan Kategori Rendah

Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Banjir Melanda Parigi Moutong dan Langkat

AmsiNews

REKOMENDASI

Baju APD Coverall Buatan Indonesia Standar WHO

Ancaman Mikroplastik Bagi Kesehatan Manusia dan Planet

Pengelolaan Sumber Daya Air Butuh Partisipasi Masyarakat

“Sumber Daya Laut dan Ekonomi Biru” Mengantarkan Mahasiswa FMIPA UNG Juara Desain Nasional

BRIN Kerja Sama Hasil Riset Gaharu dengan BBC Media Action

Serap Aspirasi, Amran Anjulangi Diminta Perhatikan Kondisi Jalan Desa Maleo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.