Phivolcs menjelaskan bahwa saluran sungai aktif dan daerah pesisir mungkin rentan terhadap genangan air laut karena kombinasi penurunan permukaan tanah akibat likuefaksi dan perubahan permukaan laut.
Lubang runtuhan dapat muncul di daerah dengan batuan dasar kapur. Jika terjadi gempa bumi kuat lainnya, bahaya ini dapat terjadi.
Phivolcs memperingatkan gempa susulan. Jika terjadi gempa bumi yang terasa kuat, masyarakat disarankan untuk melindungi diri dengan Berlindung, dan Bertahan.
Di rumah dan tempat kerja, perabot dan peralatan berat harus diikat dengan aman ke dinding, dan benda-benda yang tergantung harus diikat dengan benar untuk mencegah cedera.
Berhati-hatilah di sekitar bangunan yang tampak melemah atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan M7,8, kata Phivolcs.
Bangunan yang rusak tidak boleh ditempati kembali sampai dinyatakan aman.
Lereng harus diperiksa untuk mengetahui adanya tegangan atau retakan awal yang mungkin terbentuk akibat guncangan tanah yang kuat.
Retakan ini dapat membuat lereng lebih rentan terhadap tanah longsor, terutama selama hujan lebat atau gempa susulan.



