Gempa Darat M 5,7 Guncang Manggarai NTT, Dirasakan Skala MMI V-VI

GAMBAR: BMKG

Gempa Darat M 5,7 Guncang Manggarai NTT, Dirasakan pada Skala MMI V-VI

Darilaut – Gempa bumi berpusat di darat mengguncang Manggarai dan sekitarnya di Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis pagi.

Gempa dirasakan skala MMI (Modified Mercalli Intensity) V-VI di Kabupaten Manggarai.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa M 5,7 terjadi Kamis pukul 09.47.00 WIB atau 10.47.00 Wita.

Pusat gempa berada di darat 39 km TimurLaut Ruteng Manggarai, kata BMKG, di kedalaman 10 km, dengan Lokasi koordinat 8,28 Lintang Selatan – 120,60 Bujur Timur.

Selain di Manggarai, gempa dirasakan MMI V di Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Ende. MMI III-IV di Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Sumba Timur dan kabupaten Sikka, serta MMI III di Kota Bima dan Kabupaten Bima.

Gempa skala V MMI, getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang, dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

Skala VI, getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

Sebelumnya gempa darat telah terjadi di Manggarai Kamis pagi M 4,8 dan M 5,6.

Gempa M 5,6 pada pukul 05.45.19 WIB atau 06.45.19 Wita. Pusat gempa berada di darat 37 km timur laut Ruteng-Manggarai, kata BMKG. 

Gempa yang berada di kedalaman 10 km, dengan lokasi koordinat 8,30 Lintang Selatan – 120,59 Bujur Timur.

Gempa tersebut dirasakan skala MMI IV Kaupaten Nagekeo, III-IV Kabupaten Manggarai Barat, serta III Kabupaten Sikka, Kota Bima dan Kabupaten Bima.

Gempa darat M 4,8 terjadi pada Kamis pukul 05.28.10 WIB atau 06.28.10 Wita.

Menurut BMKG pusat gempa berada di darat 34 km timur laut Ruteng-Manggarai. Gempa berada di kedalaman 10 km, lokasi 8,32 Lintang Selatan – 120,57 Bujur Timur.

Gempa dirasakan Skala MMI III-IV di Kabupaten Manggarai.

Gempa bumi pertama kali terjadi di wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB atau 05.58 Wita dengan parameter update M7,7 sehingga berdampak tsunami di wilayah sekitarnya.

Hingga Rabu pukul 14.00 WIB BMKG mencatat gempa susulan sebanyak 3.002 kali. BMKG terus memantau proses penyesuaian kerak bumi pascagempa utama yang melanda wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil pencatatan BMKG, hingga saat ini gempa susulan terjadi bervariasi antara M 1,1 hingga M 6,2. 

Exit mobile version