Senin, Oktober 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Limbah Makanan Turut Memperparah Pemanasan Global

redaksi
5 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
1 Miliar Ton Makanan Terbuang Sia-sia

Limbah makanan yang terbuang sia-sia. FOTO: FAO/SUMY SADURNI

Darilaut – Limbah makanan turut memperparah pemanasan global, sedikit demi sedikit—bahkan dari sisa potongan roti lapis yang tidak habis dimakan.

Faktanya, membuang sisa makan siang atau selada yang layu hanya menambah tumpukan makanan buangan yang membusuk di tempat pembuangan akhir (TPA), yang kemudian melepaskan metana—gas rumah kaca yang sangat kuat dampaknya.

Hal ini juga menyumbang sekitar delapan hingga 10 persen dari emisi global.

Angka ini mencakup hasil panen yang rusak—yaitu makanan yang hilang setelah dipanen bahkan sebelum sempat sampai ke toko.

Menurut Program Lingkungan PBB (UNEP), setiap hari terdapat lebih dari satu miliar porsi makanan yang tidak dikonsumsi, baik akibat produksi pangan yang berlebihan, pembusukan, maupun perencanaan makan yang kurang baik.

“Memanfaatkan pangan yang telah kita produksi secara lebih efisien dapat mengurangi tekanan terhadap lahan dan hutan, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan lebih banyak orang,” ujar Michael Muratha, Manajer Proyek dan Ahli Pengetahuan di UNEP.

Selain itu, keberadaan hutan yang sehat juga mendukung produksi pangan melalui berbagai cara, termasuk dengan menjaga kualitas tanah dan mengatur curah hujan.

Masalah ini menjadi sorotan pada Hari Kesadaran Internasional tentang Kehilangan dan Limbah Pangan yang diperingati tanggal 29 September—sebuah inisiatif yang diselenggarakan oleh UNEP dan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: FAOhutanLimbah MakananPemanasan GlobalUNEP
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

Postingan Terkait

Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

5 Oktober 2026
Choi-wan Rapidly Intensifies into a Super Typhoon Southeast of the Ogasawara Islands

Choi-wan Rapidly Intensifies into a Super Typhoon Southeast of the Ogasawara Islands

5 Oktober 2026

Topan Super Choi-wan di Tenggara Kepulauan Ogasawara, Jepang

Bibit Siklon Tropis 94W Berada di Dekat Kepulauan Marshall

FAO: Belum Ada Kemajuan Nyata Mengurangi Kehilangan Pangan dan Memangkas Limbah Makanan

Gempa M 6,1 yang Mengguncang Sumba Barat Daya Mekanisme Normal Fault

Typhoon Nolo’s Long Path: Moving from the Eastern Pacific Toward Southern Japan in the Northwest Pacific

Lintasan Panjang Topan Nolo, Bergerak Dari Pasifik Timur Menuju Selatan Jepang di Pasifik Barat Laut

TERBARU

Limbah Makanan Turut Memperparah Pemanasan Global

Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

Choi-wan Rapidly Intensifies into a Super Typhoon Southeast of the Ogasawara Islands

Topan Super Choi-wan di Tenggara Kepulauan Ogasawara, Jepang

Bibit Siklon Tropis 94W Berada di Dekat Kepulauan Marshall

FAO: Belum Ada Kemajuan Nyata Mengurangi Kehilangan Pangan dan Memangkas Limbah Makanan

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Bahari Indonesia Terbakar di Laut Jawa

Tsunami 2018 Akibat Longsoran Badan Gunung Anak Krakatau

Rektor Universitas Halu Oleo: Ekspedisi Pinisi Dapat Memberikan Temuan di Lapangan

Prof. Humam: Gubernur Aceh, Sumut dan Sumbar Bersatu Mendesak Pemerintah Pusat Menyatakan Bencana Nasional

Banjir di Kota Gorontalo Meluas

World Reef Day dan Wisata Terumbu Karang Berkelanjutan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.