Gempa Kolombia, 132 Orang Tewas dan 238 Hilang

Jumlah korban bisa bertambah seiring upaya tim penyelamat menyisir bangunan-bangunan yang runtuh di berbagai kota. FOTO: AP VIA ALJAZEERA.COM

Darilaut – Data sementara korban gempa bumi yang melanda Kolombia meninggal dunia 132 orang, 238 orang hilang, dan lebih dari 2.500 orang terluka.

Melansir UN News, di salah satu kota yang paling parah terdampak gempa yang mengguncang Kolombia, ratusan orang masih menanti kabar mengenai kerabat, teman, dan tetangga mereka yang hilang.

Saat tim penyelamat mencari tanda-tanda kehidupan di bawah reruntuhan bangunan, warga di seluruh Cali turun tangan membawa air, makanan, peralatan, dan sering kali hanya dengan tangan kosong untuk memberikan bantuan.

PBB telah mengerahkan tim dan sumber daya untuk mendukung upaya tanggap darurat dan memenuhi kebutuhan yang paling mendesak.

Víctor Manuel Rodríguez sempat mengira ia sedang menjalani saat-saat terakhir hidupnya ketika gedung tempat tinggalnya mulai berguncang.

Ia berada di lantai enam—lantai paling atas—gedung apartemennya di Cali, saat jendela-jendela pecah, dan ketika melihat ke luar, menyaksikan bangunan-bangunan di sekitarnya mulai runtuh. Ia segera meraih anjingnya dan berlari menuruni tangga.

Sungguh berat bagi kami semua untuk merasakan bahwa ini mungkin menjadi hari terakhir kami.

“Situasinya sangat mencekam,” kenangnya. “Sungguh berat bagi kami semua untuk merasakan bahwa ini mungkin menjadi hari terakhir kami.”

Víctor menghabiskan waktu beberapa jam di luar sementara pemeriksaan struktur bangunan dilakukan. Ketika akhirnya diizinkan kembali masuk, ia merapikan apartemennya dan mulai mengumpulkan barang-barang yang mungkin berguna dalam situasi darurat: senter, sarung tangan, peluit, dan beberapa perlengkapan yang biasa ia bawa saat mendaki.

Kemudian ia kembali keluar—kali ini, untuk membantu orang lain.

Ia menuju Capri, di wilayah selatan Cali, tempat beberapa bangunan runtuh. Kawasan itu tidak asing baginya; kompleks perumahan tempat ia tumbuh besar terletak di dekat sana. Ia juga tahu bahwa seorang temannya masih terjebak di bawah reruntuhan.

“Kami terus menunggu dan berharap dia masih hidup,” ujarnya di tengah berlangsungnya upaya pencarian.

Cali, kota terbesar ketiga di Kolombia sekaligus ibu kota departemen Valle del Cauca, berada di pusat salah satu wilayah yang paling parah terdampak gempa berkekuatan magnitudo 7,4 pada tanggal 10 Agustus.

Hingga sore hari tanggal 12 Agustus, pihak departemen telah melaporkan 132 korban jiwa, 238 orang hilang, dan lebih dari 2.500 orang terluka, menurut data resmi yang dihimpun oleh kantor koordinasi bantuan PBB, OCHA. Sekitar 36.000 orang terdampak di seluruh wilayah tersebut.

Namun, angka-angka itu hanya menggambarkan sebagian dari kenyataan yang ada. Anak-anak menanti kabar tentang orang tua mereka; para tetangga saling menanyakan kabar satu sama lain dan teman-teman mereka—sementara keluarga-keluarga menghabiskan waktu berjam-jam dengan harapan mendapat kabar tentang mereka yang masih hilang.

The United States of Geological Survey (USGS) atau Survei Geologi Amerika Serikat memperkirakan 10,5 juta orang merasakan guncangan berkategori Kuat pada skala MMI (Modified Mercalli Intensity) VI hingga Sangat Kuat VII.

Gempa tersebut berada di kedalaman 110,3 km dengan jarak 5 km di sebelah selatan San José del Palmar, Kolombia. Gempa terjadi Senin pukul 12.3428 Coordinated Universal Time (UTC) atau Waktu Universal Terkoordinasi.

USGS memperkirakan adanya kemungkinan besar terjadinya kerusakan luas dan korban jiwa. Gempa susulan, yang beberapa di antaranya berpotensi menimbulkan guncangan kuat, mungkin terjadi setelah gempa ini.

USGS menyebutkan gempa bumi 10 Agustus 2026 di Kolombia bagian barat terjadi terutama akibat sesar geser (strike-slip) pada kedalaman sekitar 110 km. Solusi mekanisme fokus untuk peristiwa ini menunjukkan bahwa pergerakan patahan terjadi pada salah satu dari dua kemungkinan: sesar naik miring (oblique reverse) dengan kemiringan curam dan pergerakan geser kiri (left-lateral), atau sesar geser kanan (right-lateral) dengan kemiringan sedang.

Exit mobile version