Darilaut – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,2 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (19/8).
Gempa susulan ini terjadi pada pukul 10.13.28 WIB atau 11.13.28 Wita.
Pusat gempa berada di laut 54 km timur laut Mbay, Nagekeo, kata Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
BMKG mengatakan gempa tersebut berada di kedalaman 10 km, koordinat lokasi 8,23 LS – 121,51 BT.
Gempa dirasakan III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity) di Kabupaten Nagekeo.
BMKG mengimbau masyarakat agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi, serta mewaspadai gempa bumi susulan yang masih terjadi.
Hingga 18 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, BMKG mencatat sebanyak 2119 gempa susulan (aftershock) telah terjadi dengan magnitudo M1,3 – M6,2.
Gempa bumi pertama kali terjadi di wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB atau 05.58 Wita dengan parameter update M7,7 sehingga berdampak tsunami di wilayah sekitarnya.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan gempa bumi jenis dangkal ini disebabkan oleh aktivitas tektonik di Flores Back-Arc dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Berdasarakan data sementara gempa susulan ini akan berakhir 3 – 4 minggu ke depan.




