Darilaut – Selepas subuh, langit cerah di atas kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Hampir 3000 orang, satu per satu dan berkelompok memasuki pintu utama.
Tak jauh, sekira 100 meter, ada panggung dan layar monitor di depan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNG.
Hari itu, Minggu 4 Mei, semua yang hadir kebanyakan mengenakan kostum olahraga untuk mengikuti ajang UNG Half Marathon.
Aba-aba maraton pukul 05.00 Wita dengan mengibaskan bendera kotak-kotak (checkered flag) penanda kategori 21K memulai star dilakukan Rektor UNG Eduart Wolok.
Peserta yang mengikuti Half Marathon ini berdatangan dari berbagai daerah di Gorontalo, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah. Termasuk 20 pimpinan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia.
Pukul 05.30 Wita aba-aba star untuk kategori umum 10K. Terlihat Mohammad Rudy Salahuddin Penjabat Gubernur Gorontalo (Mei 2024 – Februari 2025) turut berpartisipasi sebagai peserta bersama pelari lainnya di garis depan, memanjang searah dengan jalan di kampus 1 UNG.
Aba-aba star kategori 10K dilepas bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo.
Maraton seperti ini mulai menjadi kegiatan rutin yang tumbuh di Gorontalo, seperti yang diinisiasi UNG dan beberapa daerah di Gorontalo.
”Event seperti itu, semuanya saya ikuti. Sebelumnya Pemerintah Provinsi Gorontalo menyelenggarakan masa Penjagub Rudy Salahuddin,” kata Wakil Rektor 2 Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) Salahudin Pakaya, yang mengambil bagian sebagai peserta maraton aktif untuk kategori 10K.
”Saya kira ini merupakan satu kemajuan. Beberapa kota-kota cukup maju, masyarakatnya mulai senang berolahraga. Apresiasi saya pada kegiatan UNG Half Marathon, siapa pun yang menyelenggarakan saya ikut,” ujarnya.
Peserta masih terus berdatangan, memasuki kampus 1 UNG, khususnya yang akan mengikuti maraton kategori 5K.
Di antara peserta tersebut tampak Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dan pejabat Kemdiktisaintek, bersama pimpinan PTN dari berbagai daerah.
Mereka yang hadir saat kegiatan UNG Half Marathon, antara lain, Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Institut Teknologi Kalimantan, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Universitas Bengkulu, Universitas Riau, Universitas Mulawarman, Universitas Pattimura Ambon, Nusa Cendana Kupang, Universitas Tadulako, Politeknik Surabaya.
Turut menggiatkan UNG Half Marathon Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Agung Dhamar Syakti. Sementara Rektor Unesa Nurhasan ikut berpartisipasi memberikan door prize untuk peserta marathon.
Pada pukul 05.40 Wita aba-aba dengan mengibaskan bendera kotak-kotak dilakukan Menteri Brian Yuliarto. Ribuan peserta mulai berlari untuk kategori 5K menempuh rute di Kota Gorontalo.
Menteri Brian bukan hanya melepas peserta kategori 5K, juga turut berpartisipasi mengikuti maraton ini hingga memasuki garis finis.
”Saya sangat senang kampus seperti UNG ini bisa menggelar maraton. Apalagi, bekerja sama dengan pemda, dengan institusi lain sebagai sponsor secara bersama-sama. Kolaborasi dan bermitra dengan kampus, pemda dan industri,” kata Brian.
Rektor UNG Eduart Wolok menjelaskan bahwa kegiatan UNG Half Marathon ini dilaksanakan dalam rangkaian untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), sekaligus Dies Natalis UNG yang ke-32.
”Kita sangat bahagia melihat antusiasme warga Gorontalo dan sekitarnya, di mana hampir 3000 peserta yang mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.
”Ini sebuah kebahagiaan buat UNG ketika niat dan upaya kita (sebagai) perguruan tinggi untuk menggiatkan olahraga di kalangan masyarakat dan mendapat respon yang baik.”
Menurut Eduart, kegiatan ini ternyata di support dengan dihadiri oleh Mendiktisaintek serta jajaran, di antaranya direktur jenderal Kemdiktisaintek yang ikut mendampingi, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo.
”Teman-teman rektor, dari Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia, ada 20 rektor yang hadir. Itu merupakan kebahagiaan karena mereka bisa menyampaikan bagaimana situasi keindahan Gorontalo di daerahnya masing-masing,” kata Eduart.
Eduart mengatakan UNG Half Marathon menjadi ajang promosi juga buat Gorontalo, di samping menggiatkan olahraga di masyarakat, terutama kalangan pemuda. (VM)
