Inflasi Kota Gorontalo Oktober 2024 Sebesar 0,95 Persen Terendah Tiga Tahun Terakhir

Tingkat Inflasi Year on Year (y-on-y) Kota Gorontalo Januari 2022 hingga Oktober 2024. GAMBAR: BPS KOTA GORONTALO

Darilaut – Pada Oktober 2024 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Kota Gorontalo sebesar 0,95 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,5.

Tingkat Inflasi y-on-y sebesar 0,95 persen di bulan Oktober 2024 adalah yang terendah selama tiga tahun terakhir.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Gorontalo menjelaskan hal ini dalam diagram batang Berita Resmi Statistik No. 12/11/7571/Th.II, 1 November 2024.

Dalam diagram batang tersebut, inflasi y-on-y terendah seperti di bulan Februari 2022 sebesar 1,13 persen, kemudian pada bulan September 2023 sebesar 1,16 persen.

Inflasi y-on-y tertinggi pada bulan Januari 2023 sebesar 5,70 persen dan bulan Februari 2023 sebesar 5,78 persen.

Dalam Berita Resmi Statistik 1 November 2024, perkembangan harga berbagai komoditas pada Oktober 2024 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.

Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kota Gorontalo, pada Oktober 2024 terjadi inflasi y-on-y sebesar 0,95 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 103,52 pada Oktober 2023 menjadi 104,5 pada Oktober 2024.

Tingkat inflasi month to month (m-to-m) dan tingkat inflasi y-to-d masing-masing sebesar -0,35 persen dan -1,64 persen.

Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan indeks pada 7 kelompok pengeluaran dan penurunan pada 4 kelompok pengeluaran.

Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,21 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,29 persen; kelompok kesehatan sebesar 4,2 persen.

Kemudian, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,17 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,56 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 5,91 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 8 persen.

Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,18 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,65 persen; kelompok transportasi sebesar 0,96 persen; dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 3,48 persen.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Setda Kota Gorontalo, Kaima Kamaru, mengatakan, inflasi Kota Gorontalo bulan Oktober di angka 0,95 berada di posisi ke enam terendah di Indonesia.

Sesuai dengan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) yang diumumkan pada rapat koordinasi nasional (Rakornas) pengendalian inflasi yang berlangsung Senin (4/11), inflasi Kota Gorontalo berada di angka 0,95.

Dalam Rakornas yang berlangsung secara daring, disampaikan kota dan kabupaten tertinggi dan terendah inflasinya.

Dari sekian banyak kota di Indonesia, angka inflasi Kota Gorontalo berada di posisi keenam terendah.

Kaima menjelaskan bahwa inflasi itu kalau rendah, harga jual barang di satu daerah akan terjangkau dan ketersediaannya aman.

Exit mobile version