Ini Kondisi Pemulihan Lapisan Ozon Tahun 2024

GAMBAR: WMO

Darilaut – Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, total tutupan ozon stratosfer lebih tinggi di sebagian besar wilayah dunia.

Kedalaman lubang ozon Antartika 2024 – yang muncul di atas Antartika setiap musim semi – berada di bawah rata-rata periode 1990–2020, dengan defisit massa ozon maksimum (OMD) sebesar 46,1 juta ton pada 29 September.

Kedalaman ini lebih kecil daripada lubang-lubang yang relatif besar antara tahun 2020 dan 2023.

Permulaannya relatif lambat, dan penipisan ozon yang tertunda teramati sepanjang bulan September, diikuti oleh pemulihan yang relatif cepat setelah defisit maksimum tercapai.

“Permulaan yang lambat dan terus-menerus ini telah diidentifikasi sebagai indikasi kuat pemulihan awal lubang ozon Antartika,” demikian pernyataan dalam Buletin Ozon Organisasi Meteorologi Dunia (WMO).

Pentingnya Pemantauan

Untuk mendukung Protokol Montreal, komunitas yang dipimpin WMO mengembangkan dan menerapkan prinsip-prinsip panduan untuk jaringan pemantauan ozon dan ultraviolet (UV).

Prinsip-prinsip ini bertujuan untuk memastikan cakupan pengamatan yang luas, menetapkan standar untuk operasi, pemrosesan data, dan kalibrasi, serta membina jaringan tempat para ilmuwan bertemu, bertukar pengetahuan, menerima pelatihan, dan menjajaki peluang kolaborasi.

Pendekatan ini telah terbukti sangat berharga dalam memungkinkan pengamatan yang efektif dan relevan dengan kebijakan, dan merupakan salah satu kunci keberhasilan Protokol Montreal, menurut salah satu artikel dalam Buletin yang membahas instrumen pengukuran dan kampanye perbandingan.

Amandemen Kigali

Artikel lain dalam Buletin ini menelusuri asal-usul dan perkembangan Konvensi Wina, Protokol Montreal, dan Amandemen Kigali berikutnya pada tahun 2016, yang mewajibkan para penandatangan untuk mengurangi hidrofluorokarbon – gas rumah kaca kuat yang digunakan sebagai pengganti zat perusak ozon.

Dengan Amandemen yang telah diratifikasi oleh 164 pihak hingga saat ini, pengurangan tersebut berjalan sesuai jadwal yang disepakati dan diharapkan dapat menghindari pemanasan global hingga 0,5 °C pada akhir abad ini.

Panel Penilaian Ilmiah

Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) dan WMO bersama-sama mensponsori Penilaian Ilmiah tentang Penipisan Ozon yang dilakukan setiap empat tahun, yang mengumpulkan dan menilai pengetahuan ilmiah terbaik.

Jika kebijakan saat ini tetap berlaku, lapisan ozon diperkirakan akan pulih ke nilai tahun 1980 (sebelum munculnya lubang ozon) sekitar tahun 2066 di Antartika, tahun 2045 di Arktik, dan tahun 2040 di seluruh dunia, menurut penilaian terbaru pada tahun 2022. Penilaian berikutnya akan dilakukan pada tahun 2026.

Lapisan ozon pelindung Bumi sedang pulih dan lubang ozon pada tahun 2024 lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Laporan terbaru WMO berisi berita ilmiah yang bermanfaat bagi kesehatan manusia dan planet. Dalam laporan ini, ozon stratosfer melindungi kesehatan manusia dan planet dan pemantauan atmosfer yang berkelanjutan sangat penting

Informasi lainnya menyebutkan lapisan ozon tetap berada di jalur pemulihan dalam beberapa dekade mendatang. Lubang ozon pada tahun 2024 lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, hasil Konvensi Wina dan Protokol Montreal menunjukkan manfaat sains bagi aksi global.

Buletin Ozon WMO melaporkan bahwa rendahnya tingkat penipisan ozon yang diamati pada tahun 2024 sebagian disebabkan oleh faktor-faktor atmosfer alami yang mendorong fluktuasi tahunan.

Exit mobile version