Darilaut – Topan Noru dengan nama Filipina “Karding” bergerak menuju Luzon, Filipina. Noru yang berada di Laut Filipina itu, mulai menunjukkan tanda-tanda intensifikasi yang cepat saat melacak ke barat-barat daya menuju Luzon.
Trek lintasan Topan Noru yang sebelumnya di Luzon utara sudah bergeser ke Luzon tengah.
Berdasarkan trek lintasan Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina, Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration (PAGASA), Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC) dan Badan Meteorologi Jepang, Japan Meteorological Agency (JMA) Noru bergerak ke barat, kemudian bergeser ke barat-barat daya.
Dalam buletin PAGASA yang dikeluarkan Minggu (25/9) pukul 02.00 dini hari, waktu setempat, Topan Karding diperkirakan bergerak secara umum ke barat daya atau ke barat dalam 12 jam ke depan.
Menurut JTWC Noru terletak 548 km timur laut Manila, Filipina. Dalam enam jam terakhir, telah bergerak ke barat-barat daya dengan kecepatan 17 km per jam (9 knot).
Kondisi yang menguntungkan dengan arus keluar yang lebih baik memungkinkan pengembangan lebih lanjut ke intensitas puncak 155 km per jam (85 knot) sebelum mendarat di dekat Cape Encanto.
Menurut JTWC, sistem ini akan berdampak langsung pada gelombang laut dengan tinggi maksimum 7,3 meter atau 24 feet.
Topan Noru dapat membawa hujan lebat, angin yang merusak gelombang badai, dan gelombang laut yang ganas. Hujan lebat dapat menyebabkan tanah longsor dan banjir bandang.
Ini adalah sistem yang berbahaya, kata JTWC.
Sementara JMA yang telah mengeluarkan informasi Minggu pukul 03.00 menjelaskan bahwa kekuatan Noru adalah angin topan yang sangat kuat bergerak ke barat dengan kecepatan 20 km per jam (12 knot).
Tekanan udara pusat 955 hPa. Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di seluruh area 95 km (50 NM), kata JMA.
Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di barat daya 280 km (150 NM) dan timur laut 220 km (120 NM).
Pada Minggu pukul 15.00 diprediksi dan Senin (26/9) kekuatan Noru masih sebagai angin topan yang sangat kuat dan bergerak ke barat.
Sumber: PAGASA/Filipina, Zoom.earth/JTWC, dan Badan Meteorologi Jepang/JMA
