Data dan informasi iklim perlu ditempatkan sebagai bagian penting dalam perencanaan kota, bukan sekadar digunakan saat cuaca ekstrem atau bencana terjadi.
Hal ini mengemuka dalam Mayors Talk: Climate and Urban Resilience 2026 di IPB International Convention Center, Bogor, yang mempertemukan wali kota dan kepala organisasi perangkat daerah se-Komisariat Wilayah III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) untuk membahas penguatan ketahanan urban di tengah perubahan iklim.
Forum yang diselenggarakan APEKSI Pusat bersama Pemerintah Kota Bogor tersebut membahas sejumlah isu strategis.
Mulai dari ketahanan pangan, lingkungan perkotaan, tata ruang berbasis risiko, hingga pemanfaatan climate intelligence dan sistem peringatan dini.
Seluruh pembahasan diarahkan agar kebijakan pembangunan daerah semakin adaptif terhadap perubahan iklim dan memberikan perlindungan yang lebih nyata bagi masyarakat.



