Komisi Informasi Beri Penguatan di Universitas Negeri Gorontalo

Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) RI Syawaluddin memberikan penguatan keterbukaan informasi publik di Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Selasa (13/8). FOTO: HUMAS UNG

Darilaut – Komisi Informasi Pusat (KIP) RI memberikan penguatan keterbukaan informasi publik di Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Penguatan diberikan salah satu komisioner KIP Syawaluddin melalui kegiatan sosialisasi keterbukaan informasi publik UNG, di aula rektorat UNG, pada Selasa (13/8).

Sebagai bentuk komitmen mewujudkan keterbukaan informasi publik, kegiatan sosialisasi dihadiri jajaran pimpinan mulai dari wakil rektor, pimpinan fakultas, pimpinan lembaga di lingkungan UNG.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi UNG, Dr. Harto Malik, mengatakan, sosialisasi menjadi bagian penting dalam memberikan penguatan pemahaman serta kesamaan pandangan terkait pengelolaan keterbukaan informasi publik di UNG.

Menurut Harto, kehadiran komisioner KIP RI ini, akan semakin membuka pemahaman tentang pentingnya keterbukaan informasi publik untuk masyarakat.

”Ini tentunya sejalan dengan upaya mewujudkan good governance di UNG,” kata Harto yang juga sebagai Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UNG.

Syawaluddin mengulas tentang tantangan dan peluang PPID melalui strategi dan praktek layanan informasi publik.

Syawaluddin menjelaskan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagai pilar demokrasi yang harus dijaga.

“Kampus sebagai institusi pendidikan memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat tentang hak-hak mereka atas informasi, sekaligus menjalankan prinsip-prinsip keterbukaan dalam segala aspek pengelolaannya,” ujarnya.

Syawaluddin berharap UNG dapat semakin meningkatkan perannya sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga menjadi teladan dalam hal keterbukaan dan akuntabilitas informasi publik.

Keterbukaan informasi publik diharapkan menjadi budaya yang melekat di lingkungan kampus, yang pada gilirannya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan.

Exit mobile version