Kontak Awal dan Akhir Gerhana Matahari di Sejumlah Kota di Indonesia

Ilustrasi Gerhana Matahari Cincin. BMKG

Darilaut – Sejumlah daerah di Indonesia Minggu (21/6) siang hingga sore akan dilewati Gerhana Matahari Cincin. Gerhana matahari ini tidak dapat diamati di wilayah Indonesia seperti di sebagian Lampung, area utara Bengkulu, sebagian kecil Sumatera Selatan, Banten, DKI, Jakarya, Jawa Barat (kecuali Indramayu) dan Yogyakarta.

Seperti dilansir Langitselatan.com, berikut ini lokasi dan waktu gerhana di sebagian kota di Insonesia:

Banda Aceh, mulai 13:17:38 WIB, maksimum 14:35:00 WIB, berakhir 15:42:09 WIB.

Medan, mulai 13:39:26 WIB, maksimum 14:47:39 WIB, berakhir 15:46:39 WIB.

Padang, mulai 14:13:14 WIB, maksimum 14:54:06 WIB, berakhir 15:31:24 WIB.

Pekanbaru, mulai 14:04:16 WIB, maksimum 14:57:02 WIB, berakhir 15:43:46 WIB.

Jambi, mulai 14:21:51 WIB, maksimum, 15:03:22 WIB, berakhir 15:41:03 WIB.

Palembang, mulai 14:32:40 WIB, maksimum 15:06:24 WIB, berakhir 15:37:35 WIB.

Pangkal Pinang, mulai 14:26:55 WIB, maksimum 15:09:26 WIB, berakhir 15:47:53 WIB.

Bengkulu, mulai 14:48:15 WIB, maksimum 14:59:43 WIB, berakhir 15:11:12 WIB.

Tanjung Pinang, mulai 14:07:31 WIB, maksimum 15:05:06 WIB, berakhir 15:55:22 WIB.

Kotabumi, mulai 14:57:48 WIB, maksimum 15:06:42 WIB, berakhir 15:15:45 WIB.

Semarang, mulai 15:07:46 WIB, maksimum 15:18:02 WIB, berakhir 15:28:22 WIB.

Surabaya, mulai 15:01:30 WIB, maksimum 15:21:44 WIB, berakhir 15:41:14 WIB.

Pontianak, mulai 14:18:57 WIB, maksimum 15:15:41 WIB, berakhir 16:05:13 WIB.

Palangkaraya, mulai 14:31:43 WIB, maksimum 15:23:20 WIB, berakhir 16:09:00 WIB.

Banjarmasin, mulai 15:37:08 WITA, maksimum 16:24:39 WITA, berakhir 17:07:08 WITA.

Samarinda, mulai 15:27:48 WITA, maksimum 16:27:01 WITA, berakhir 17:18:34 WITA.

Tanjung Selor, mulai 15:18:57 WIB, maksimum 16:26:23 WIB, berakhir 17:24:05 WIB.

Denpasar, mulai 16:09:11 WITA, maksimum 16:24:55 WITA, berakhir 16:40:20 WITA.

Mataram, mulai 16:05:19 WITA, maksimum 16:26:02 WITA, berakhir 16:45:58 WITA.

Kupang, mulai 16:02:17 WITA, maksimum 16:32:35 WITA, berakhir 17:01:00 WITA.

Makassar, mulai 15:44:03 WITA, maksimum 16:29:50 WITA, berakhir 17:11:02 WITA.

Kota Mamuju, mulai 15:35:35 WITA, maksimum 16:29:10 WITA, berakhir 17:16:29 WITA.

Kendari, mulai 15:40:27 WITA, maksimum 16:32:21 WITA, berakhir 17:18:28 WITA.

Palu, mulai 15:30:45 WITA, maksimum 16:29:49 WITA, berakhir 17:21:21 WITA.

Gorontalo, mulai 15:29:11 WITA, maksimum 15:32:02 WITA, berakhir 17:26:33 WITA.

Manado, mulai 15:28:22 WITA, maksimum 16:32:56 WITA, berakhir 17:28:50 WITA.

Ambon, mulai 16:40:28 WIT, maksimum 17:35:31 WIT, berakhir 18:24:13 WIT.

Sofifi, mulai 16:31:24 WIT, maksimum 17:34:34 WIT, berakhir 18:29:33 WIT.

Jayapura, mulai 16:39:18 WIT, maksimum 17:37:15 WIT, berakhir 18:28:56 WIT.

Kota Manokwari, mulai 16:36:23 WIT, maksimum 17:36:50 WIT, berakhir 18:30:07 WIT.

Di Ambon, Sofifi, Jayapura dan Kota Manokwari, gerhana matahari sulit diamati karena Matahari terlalu rendah di ufuk barat atau bahkan sudah terbenam.

Definisi Gerhana, sebagaimana dilansir BMKG.

1. Az. adalah Azimuth Matahari, yang dinyatakan dari titik Utara menyusuri horizon ke arah Timur, hingga ke proyeksi Matahari di Horizon. Azimuth dinyatakan dalam satuan derajat.

2. Alt. adalah Altitude atau Tinggi Matahari dinyatakan dari horizon hingga ke posisi Matahari berada. Altitude dinyatakan dalam satuan derajat.

3. Kontak Pertama atau Kontak Awal adalah saat piringan Matahari mulai tampak tertutupi Bulan (Gerhana mulai).

4. Kontak Kedua adalah saat piringan Matahari mulai tertutup oleh seluruh piringan Bulan (Fase Cincin mulai).

5. Puncak Gerhana adalah waktu saat piringan Matahari tergerhanai paling maksimum.

6. Kontak Ketiga adalah saat piringan Matahari terakhir kali tertutup oleh seluruh piringan Bulan (Fase Cincin berakhir).

7. Kontak Keempat atau Kontak Akhir adalah saat piringan Matahari terakhir kali tampak tertutupi Bulan (Gerhana berakhir).

8. Durasi Gerhana adalah lama waktu terjadinya gerhana, yaitu sejak Kontak Pertama hingga Kontak Keempat.

9. Durasi Cincin adalah lama waktu tertutupnya piringan Matahari oleh seluruh piringan Bulan, yaitu sejak Kontak Kedua hingga Kontak Ketiga.

10. Magnitudo Gerhana adalah perbandingan antara diameter Matahari yang tergerhanai dan diameter Matahari secara keseluruhan saat puncak gerhana terjadi.

11. Jika waktu, azimuth dan altitude Matahari pada kolom Kontak Kedua dan Kontak Ketiga untuk kota tertentu tidak ditampilkan, berarti kedua peristiwa ini tidak teramati dari kota tersebut. Dengan kata lain, gerhana yang akan teramati dari kota tersebut adalah Gerhana Matahari Sebagian.*

Exit mobile version