Korban Terseret Longsor Hingga ke Laut di Pesisir Bone Bolango Selamat

Kondisi setelah banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang wilayah pesisir Desa Muara Bone, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, pada Selasa (26/5) malam. FOTO: bonebolangokab.go.id

Darilaut – Banjir bandang dan longsor menerjang Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Peristiwa ini terjadi di pesisir Desa Muara Bone, Kecamatan Bone, pada Selasa (26/5) malam.

Salah satu korban, Wahnin Tangahu, terseret arus longsor hingga ke laut. Korban mengalami luka berat dan berhasil diselamatkan berkat aksi cepat dan kesigapan warga sekitar yang langsung melakukan pencarian di tengah situasi darurat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone Bolango, Achril Yoan Babyonggo, mengatakan musibah ini sempat menelan satu korban luka berat yang terseret arus longsor hingga ke laut.

“Kami mengonfirmasi ada satu korban yang sempat hanyut terbawa material longsor hingga ke laut atas nama Ibu Wahnin Tangahu,” kata Achril seperti dikutip dari Bonebolangokab.go.id.

Alhamdulillah, berkat gotong royong dan kecepatan warga di lapangan, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.”

Achril menjelaskan bahwa korban langsung dievakuasi ke RS Tombulilato untuk penanganan darurat awal, dan informasi medis terakhir menyatakan korban saat ini dirujuk ke RSUD Aloe Saboe Kota Gorontalo guna mendapatkan perawatan intensif yang lebih komprehensif.

Banjir bandang dan longsor di Desa Muara Bone mengakibatkan rumah hancur terbawa arus. Saat ini seluruh anggota keluarga korban beserta warga terdampak lainnya yang berjumlah 35 KK (105 jiwa) telah dievakuasi ke lokasi pengungsian yang berpusat di dusun 3 desa setempat.

Menurut Achril koordinasi lintas sektor telah diaktifkan sejak menit pertama terjadinya bencana. Pemerintah Desa Muara Bone bersama jajaran TNI/Polri, agen pencegahan bencana, serta relawan setempat telah berada di lokasi guna melakukan penanganan awal dan mengamankan jalur logistik.

BPBD Kabupaten Bone Bolango juga telah meneruskan laporan darurat ini secara berjenjang kepada Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kementerian Sosial RI dan Dinas Sosial Provinsi Gorontalo.

“Mengingat ada material longsoran yang menutup akses pemukiman, kami juga tengah berkoordinasi secara cepat untuk mobilisasi alat berat ke lokasi terdampak di Kecamatan Bone agar proses pembersihan material dan pemulihan jalur dapat berjalan cepat,” kata Achril.

Warga bersama aparat gabungan masih bahu-membahu melaksanakan kerja bakti guna membersihkan sisa material lumpur dan mengamankan barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan.

BPBD Bone Bolango mengimbau agar masyarakat di sekitar pesisir dan tebing Kecamatan Bone untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.

Exit mobile version