Senin, Oktober 12, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Bavi Menuju Laut Kuning

redaksi
13 Juli 2026
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Bavi Menuju Laut Kuning

Prakiraan jalur lintasan badai tropis Bavi menuju Laut Kuning, Senin (3/7). GAMBAR JMA

Darilaut – Badai tropis (Tropical Storm) melintasi daratan Cina Timur menuju Laut Kuning (Yellow Sea) pada Senin (13/7).

Pada Senin pukul 05.00 pagi, Badai Tropis Bavi berpusat sekitar 130 kilometer di utara-timur laut Hefei, kata Observatorium Hong Kong (HKO).

HKO memperkirakan Bavi akan bergerak ke utara atau utara-timur laut dengan kecepatan sekitar 14 kilometer per jam melintasi Tiongkok timur dan melemah secara bertahap.

Topan (typhoon) Bavi telah melemah menjadi badai tropis, pada Minggu (12/7) setelah mendarat di pantai Yuhuan Provinsi Zhejiang, Cina Timur, dengan kecepatan sekitar 30 kilometer per jam pada Sabtu (11/7) sekira pukul 23.20 malam.

Menurut HKO Siklon Tropis Bavi akan bergerak melintasi Tiongkok timur ke sekitar Laut Kuning dan melemah secara bertahap hari ini dan besok.

Berdasarkan jalur lintasan Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency – JMA) Senin, Bavi menuju Laut Kuning terus ke daratan semenanjung Korea.

Senin pagi badai tropis ini bergerak ke barat-laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot).

Tekanan udara pada pusatnya 990 hPa (hektopaskal), kata JMA.

Bavi mengemas kecepatan angin maksimum 18 meter per detik (35 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Cina TimurHKOJMALaut KuningTopan Bavi
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

UNG Perkuat Kapasitas Bidang Kesehatan dan Kebencanaan

Next Post

Hujan yang Dibawa Topan Bavi Meluas di Daratan Cina, Lebih Dari 2,8 Juta Orang Dievakuasi

Postingan Terkait

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

12 Oktober 2026
Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

12 Oktober 2026

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Banjir Merendam Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Kota Padang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Next Post
Topan Bavi Melintasi Daratan Cina Timur dengan Membawa Hujan Lebat dan Angin Kencang

Hujan yang Dibawa Topan Bavi Meluas di Daratan Cina, Lebih Dari 2,8 Juta Orang Dievakuasi

TERBARU

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

AmsiNews

REKOMENDASI

780 Mahasiswa Dapat Pendidikan Guru Profesional di UNG

Tanah Longsor Menewaskan 8 Orang di Pulau Bali

Sebagian Benar, Klaim Mahfud MD Pupuk Bersubsidi Bertambah Saat Jumlah Petani dan Lahan Pertanian Makin Sedikit

Gempa Ganda Venezuela M 7,5 dan M 7,2 Akibat Proses Interaksi Patahan yang Kompleks

Prof Indra Jaya: 1973, Tonggak Pengelolaan Sumberdaya Ikan di Indonesia

Cangkang Tiram Sebagai Pelindung Pantai

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.