Korban Tewas Gempa Sarangani 88 Orang, Rumah Rusak 113.279 Unit

Balai Desa Malalan di Jose Abad Santos, Davao Occidental, runtuh setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 melanda Sarangani pada Senin pagi (8 Juni 2026). Aktivitas kerja dan sekolah dihentikan di provinsi tersebut. FOTO: PNA

Darilaut – Data jumlah korban dan kerusakan bangunan akibat gempa bumi magnitudo 7,8 yang mengguncang Maasim, Sarangani, dan provinsi-provinsi terdekat lainnya pada 8 Juni lalu masih terus bergerak.

Hingga awal Juli, jumlah koban meninggal saat ini 88 orang, keluarga terdampak diperkirakan sekitar 391.275 atau 1.679.152 orang dan rumah rusak 113.279 unit.

Jumlah korban tewas yang dilaporkan akibat gempa bumi yang mengguncang Sarangani telah meningkat menjadi 88 orang, kata Dewan Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana (NDRRMC).

Angka terbaru ini naik tujuh dibandingkan dengan 81 yang dilaporkan pada 26 Juni lalu.

Melansir Kantor Berita Filipina, Philippine News Agency (PNA) dari 88 korban tewas, hanya sembilan yang telah dikonfirmasi meninggal akibat gempa bumi, dan semuanya berasal dari Wilayah 11 (Wilayah Davao).

79 korban tewas lainnya masih dalam proses verifikasi, dengan 12 kematian dilaporkan di Wilayah 11 dan 67 di Wilayah 12 (Soccsksargen).

Jumlah korban luka tetap 1.316, dengan 24 lainnya masih hilang hingga saat ini.

Jumlah keluarga yang terdampak diperkirakan sekitar 391.275, yang setara dengan 1.679.152 orang yang tinggal di 627 desa di Wilayah 9 (Semenanjung Zamboanga), Wilayah 11, Wilayah 12, dan Daerah Otonom Bangsamoro di Mindanao Muslim (BARMM).

Sementara itu, rumah yang rusak diperkirakan sekitar 113.279, dengan 94.919 diklasifikasikan sebagai “rusak sebagian” dan 18.360 sebagai “rusak total”. Angka-angka ini tercatat di Wilayah 9, 11, 12, dan BARMM.

NDRRMC menyatakan bahwa semua angka ini masih dapat berubah karena verifikasi masih berlangsung.

Bantuan

Berbagai bantuan yang diberikan kepada keluarga yang terdampak gempa bumi telah mencapai sekitar PHP787,91 juta.

Dalam pembaruan situasi terbaru, NDRRMC mengatakan bahwa bantuan tersebut, sejauh ini, telah menjangkau total 164.437 keluarga dari Wilayah 9 (Semenanjung Zamboanga), Wilayah 11 (Wilayah Davao), dan Wilayah 12 (Soccsksargen).

Dari total tersebut, sekitar 4.038 keluarga berasal dari Wilayah 9; 35.710 keluarga dari Wilayah 12; dan 124.689 keluarga dari Wilayah 12.

Bantuan yang diberikan antara lain makanan siap saji, perlengkapan tidur, wadah air, perlengkapan kebersihan, malong (rok tube), selimut, air minum kemasan, paket makanan keluarga, tenda keluarga, dan berbagai obat-obatan.

Barang-barang ini berasal dari instansi pemerintah seperti Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan, Departemen Kesehatan, dan Kantor Pertahanan Sipil, serta donatur sektor swasta.

Exit mobile version