Darilaut – Kota-kota yang berada di Fujian dan Taiwan bersiap untuk menghadapi Topan (typhoon) Doskuri yang akan mendarat di pesisir Cina, Jumat (28/7) pagi ini.
Markas Pengendalian Banjir dan Bantuan Kekeringan di kota pesisir Xiamen, telah mengambil tindakan cepat dengan meningkatkan tanggap darurat topan ke level, tingkat siaga tertinggi.
Mulai Kamis (27/7) pukul 15.00 hingga akhir tanggap darurat, semua industri di kota yang terletak di Provinsi Fujian, Cina timur tersebut akan menangguhkan operasinya. Kecuali untuk layanan penting seperti air dan listrik.
Kantor berita Xinhua melaporkan transportasi umum, termasuk kereta bawah tanah dan bus, akan berhenti beroperasi mulai Kamis malam, diikuti dengan penangguhan taksi dan layanan transportasi online.
Warga telah disarankan untuk tinggal di dalam rumah untuk memastikan keselamatan mereka selama topan mendekat.
Di Kota Zhangzhou Fujian, biro maritim setempat telah menangguhkan pengoperasian 16 feri penumpang.
Lebih dari 370 kapal dalam yurisdiksi biro telah kembali ke pelabuhan, 17 proyek terkait air yang sedang dibangun dihentikan sementara, dan total 246 personel yang berada di atas kapal telah ke darat.
Observatorium Nasional Cina Kamis pagi memperbarui peringatan merah untuk Topan Doksuri.
Doksuri kemungkinan besar akan mendarat di daerah pesisir Kota Jinjiang di Provinsi Fujian dan daerah perbatasan provinsi Fujian dan Guangdong, kata Pusat Meteorologi Nasional.
Perkiraan lain, Doksuri akan mendarat di daerah pesisir antara kota Jinjiang dan Pulau Dongshan, Jumat pagi dan siang.
Saat Topan Super Doksuri mendekat, Kabupaten Dongshan, yang terletak di Pulau Dongshan, pulau terbesar kedua di Fujian, bersiap menghadapi dampaknya.
Otoritas setempat mengintensifkan upaya untuk memanggil kapal penangkap ikan kembali ke pelabuhan dan mengevakuasi awak kapal.
Pemerintah daerah secara aktif menggunakan platform seperti WeChat, pesan teks, dan siaran untuk memastikan para nelayan dan pembudidaya akuakultur mendapatkan informasi yang baik tentang badai yang akan datang, sementara lokasi wisata pesisir dan pantai juga meningkatkan langkah-langkah keamanan.
Lebih dari 6.800 kapal lokal di Kabupaten Dongshan telah kembali ke pelabuhan, dan 2.218 orang yang terlibat dalam budidaya pesisir telah dievakuasi dengan selamat.
Focustaiwan.tw melaporkan Topan Doksuri diperkirakan akan meningkat Kamis malam dan membawa angin kencang dan hujan lebat ke Taiwan selatan dan timur. Sistem diperkirakan akan melemah pada Jumat.
Lingkaran badai topan sejauh ini telah menutupi wilayah selatan Kabupaten Changhua Taiwan tengah, serta wilayah tenggara negara itu dan Kepulauan Penghu, terutama berdampak pada wilayah selatan Kabupaten Miaoli, termasuk Nantou, Hualien, Taitung, Semenanjung Hengchun dan juga Kinmen, kata biro itu.
Hingga Kamis pukul 18.00 sebanyak 61.938 rumah tangga mengalami pemadaman listrik secara nasional.
Di antara mereka, 897 rumah tangga masih tanpa listrik, termasuk beberapa di New Taipei, Kabupaten Hualien, Kabupaten Taitung, Taoyuan, dan Kabupaten Pingtung, menurut Taiwan Power Co.
Menanggapi curah hujan yang terus menerus diperkirakan terjadi di daerah pegunungan Pingtung, pihak berwenang di Desa Dewen, Kotapraja Sandimen mengevakuasi warga ke daerah yang lebih aman.
Di Kabupaten Pingtung Chou Chun-mi, total 361 orang di seluruh kabupaten telah dievakuasi, dengan 112 orang berada di sepuluh tempat penampungan.
Di Kaohsiung, Walikota Chen Chi-mai mengatakan bahwa 3.179 penduduk dari daerah rawan longsor di kota tersebut telah dievakuasi Kamis pukul 18.00.
Pemerintah Kabupaten Pingtung mengumumkan bahwa sekolah dan kantor di Kotapraja Manzhou dan desa Shiwen di kotapraja Kasugaku ditutup pada hari Jumat.
Topan Super (Super Typhoon) Doksuri saat ini berada di Selat Taiwan dan akan mendarat Jumat (28/7) pagi ini di pesisir Fujian.
Doksuri berada di selatan Quanzhou, salah satu kota di Fujian dan timur Shanwei kota di timur provinsi Guangdong atau barat Kaohsiung, Taiwan.
Observatorium Hong Kong memperkirakan Topan Super Doksuri akan mendarat di bagian selatan Fujian. Selanjutnya, sistem akan melemah secara bertahap.
Hujan dan badai yang berhubungan dengan Doksuri akan mempengaruhi wilayah pesisir Guangdong. Badai petir, angin kencang dan gelombang sesekali memengaruhi beberapa bagian wilayah.
Hujan disertai badai petir akan lebih sering di Hong Kong. Masyarakat harus memperhatikan ramalan cuaca terbaru, kata Observatorium.
Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mengatakan Doksuri yang begerak ke utara barat laut dengan kekuatan angin topan yang kuat. Sistem ini diperkirakan akan menguat pada Jumat siang menjadi angin topan yang sangat kuat.
Menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) Doksuri selama enam jam terakhir terletak 435 km selatan-barat daya Taipei, Taiwan, dan telah bergerak dengan kecepatan 13 km per jam (7 knot).
JTWC memperkirakan Doksuri akan mendarat di sekitar Xiamen, kota di Provinsi Fujian. Setelah pendaratan, sistem akan terus bergerak ke utara-barat laut.
Sumber: Xinhua (English.news.cn), Focustaiwan.tw, Hong Kong Observatory, Japan Meteorological Agency/JMA dan JTWC
