Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan dimulainya kembali serangan dan serangan balasan antara Amerika Serikat dan Iran dalam 24 jam terakhir “mengkhawatirkan” dan berisiko menggagalkan kemajuan diplomatik yang telah dicapai sejak kerangka gencatan senjata disepakati pada bulan April.
“Kembalinya permusuhan skala penuh akan memiliki konsekuensi bencana bagi rakyat di kawasan itu, bagi perdamaian dan keamanan internasional, dan bagi ekonomi global secara keseluruhan,” kata Juru Bicara PBB Stéphane Dujarric.
Poin Penting:
• Serangan yang kembali terjadi di Selat Hormuz memicu kekhawatiran keamanan energi global.
• Sekretaris Jenderal PBB António Guterres memperingatkan konsekuensi bencana bagi kawasan dan ekonomi global jika perang AS-Iran kembali berkobar.
• Ribuan pelaut masih terdampar di tengah gangguan pengiriman.
• PBB memperingatkan volatilitas harga dan pasokan dapat memburuk.
• Gelombang panas dapat meningkatkan permintaan energi dan tekanan pada infrastruktur.



